Lapas Banyuwangi Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Sekitar dan Warga Binaan
Kegiatan yang dipusatkan di Lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi tersebut menjadi bentuk kepedulian jajaran pemasyarakatan terhadap masyarakat sekitar dan warga binaan yang membutuhkan.
Bakti sosial dipimpin Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, bersama jajaran pejabat struktural dan petugas. Bantuan sosial disalurkan kepada masyarakat kurang mampu yang tinggal di sekitar kawasan SAE Paswangi serta warga binaan.
Solichin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus momentum untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Menurutnya, peringatan Hari Bakti Kemenimipas tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan Imipas Peduli ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian harus hadir bagi semua kalangan, baik masyarakat di sekitar lingkungan Lapas maupun warga binaan yang membutuhkan. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan beban para penerima,” ujar Solichin.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat. Perhatian terhadap warga binaan, lanjutnya, juga menjadi bagian penting dari pembinaan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
“Meskipun bantuan yang diberikan tidak seberapa, kami berharap dapat membawa kebahagiaan dan memberikan manfaat bagi para penerima. Momentum Hari Bakti Kemenimipas ini juga menjadi pengingat bagi kami untuk terus melayani masyarakat, menjaga amanah, serta membina warga binaan dengan tulus,” tambahnya.
Warga Binaan Perempuan Lapas Banyuwangi Dilatih Meronce Tas sebagai Bekal keterampilan
Peringatan Hari Bakti Kemenimipas ke-2 Tahun 2026 mengusung tema “Imipas Melayani, Tegas Menjaga, Tulus Membina”. Tema tersebut menjadi semangat bagi jajaran Kemenimipas untuk meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan, serta melaksanakan pembinaan secara humanis.