Diguyur Hujan, Konser Penutup HS Hey Slank Tour di Banyuwangi Diserbu 40 Ribu Slankers
BanyuwangiNet.com – Konser penutup HS Berani Kita Beda Tour Hey Slank di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (1/11/2026), berlangsung meriah. Sekitar 40 ribu Slankers memadati kawasan wisata tersebut untuk menyaksikan penampilan Slank bersama sejumlah musisi lainnya.
Hujan deras yang mengguyur lokasi menjelang penampilan Slank tidak menyurutkan antusiasme penonton. Bahkan, sejak Tony Q Rastafara tampil menjelang pukul 21.00 WIB, para Slankers tetap bertahan di depan panggung dan menikmati rangkaian pertunjukan.
Konser yang berlangsung sejak sore itu baru berakhir sekitar pukul 23.30 WIB. Selain menjadi hiburan bagi penggemar musik, gelaran tersebut turut menghidupkan aktivitas ekonomi di kawasan Pantai Boom Marina.
Sejumlah stan UMKM lokal dan Slankerspreneur berjajar di sekitar panggung. Mereka memanfaatkan keramaian konser untuk menawarkan berbagai produk. Di sepanjang akses menuju lokasi, pedagang juga menjajakan merchandise Slank, mulai kaus hingga gantungan kunci.
Ratusan Bikers Ikuti Riding Bareng Slank di Banyuwangi, Kaka Pimpin Konvoi Menuju Pantai Boom
Slank tampil dengan formasi lengkap yang terdiri dari Kaka sebagai vokalis, Bimbim pada drum, Ivanka pada bass, serta Ridho Hafiedz dan Abdee Negara sebagai gitaris.
Mereka membuka penampilan sekitar pukul 21.50 WIB dengan lagu I Miss U but I Hate U. Di tengah hujan yang masih mengguyur, Kaka menyapa puluhan ribu penonton.
“Banyuwangi, selamat datang di Hey Slank Berani Kita Beda!” ucap Kaka dari atas panggung.
Sapaan tersebut langsung disambut sorak-sorai penonton. Para Slankers tetap bertahan dan ikut menyanyikan lagu demi lagu hingga menciptakan koor massal di kawasan Pantai Boom Marina.
Sepanjang penampilan, Slank membawakan total 18 lagu. Beberapa di antaranya adalah Mars Slankers, Seperti Para Koruptor, Mawar Merah, Hutan Karma, Bang Bang Tut, Poppies Lane Memory, Tonk Kosong, Bimbim Jangan Menangis, Terlalu Manis, Di Dekatmu, Kirim Aku Bunga, Orkes Sakit Hati, Virus, Ku Tak Bisa, dan Republik Fufufafa.
Kolaborasi dengan HS, Slank Akhiri Konser 10 Kota di Banyuwangi: Dorong Ekonomi Kreatif
Dari daftar lagu yang dibawakan, Mawar Merah dan Terlalu Manis menjadi dua nomor lawas yang berasal dari album Slank Kampungan (1992).
Sementara itu, lagu Kirim Aku Bunga memiliki cerita tersendiri dengan Banyuwangi. Lagu yang masuk dalam album Piss (1993) tersebut ditulis Bimbim dan Kaka saat Slank menjalani tur di Banyuwangi.
Lagu Poppies Lane Memory dari album Tujuh (1997) juga berhasil mengundang koor massal dari penonton, sebagaimana terjadi di sejumlah kota sebelumnya dalam rangkaian tur.
Menjelang akhir pertunjukan, Kaka menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Banyuwangi dan seluruh pihak yang mendukung konser tersebut.
“Alhamdulillah, terimakasih Banyuwangi, terimakasih Jawa Timur, terimakasih HS. Ini cuma HS yang bisa bikin kumpul di Banyuwangi. Kesuwun (terimakasih)!” teriak Kaka.
Selain Slank dan Tony Q Rastafara, konser tersebut menghadirkan Rebellion Rose, Superiots, Begundal Lowokwaru, Deky Donk, serta Reina Eighteen.dj dari Malang.
Penampilan Rebellion Rose turut membakar semangat penonton melalui lagu-lagu bertempo cepat dan energik. Beberapa kali flare dinyalakan, sementara puluhan ribu penonton mengangkat tangan membentuk simbol salam tiga jari atau Three Finger Salute.
Slank Akan Konser di Banyuwangi, Bimbim Kenang Lagu Kirim Aku Bunga yang Lahir pada 1992
Banyuwangi menjadi kota ke-10 sekaligus penutup rangkaian HS Berani Kita Beda Tour Hey Slank.
Sebelumnya, tur tersebut telah menyambangi Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Lampung, Malang, Palembang, Bandung, dan Purwokerto (Banyumas).
Dalam rangkaian tur ini, HS juga melibatkan musisi lokal atau local heroes di setiap kota yang disinggahi. Sejumlah nama yang terlibat antara lain Superiots, Rebellion Rose, Tony Q Rastafara, Begundal Lowokwaru, After Skema, Preman Disco, Polkadots, dan Deky Donk yang merupakan musisi asal Banyuwangi.
Sebelum konser dimulai, Bimbim mengungkapkan rencana kolaborasi lanjutan dengan HS. Ia mengaku telah berbicara dengan Haji Suryo selaku pemilik HS mengenai kemungkinan menggelar tur di 10 kota pada 2027.
Sementara itu, agenda terdekat Slank adalah konser perayaan 43 tahun perjalanan band tersebut pada 26 Desember 2026 di Jakarta.
“Siap-siap aja yang mau dateng, ngumpulin uang dari sekarang,” ungkap Bimbim, yang akan genap berusia 60 tahun pada 25 Desember 2026.
Kolaborasi Slank dan HS juga membawa semangat untuk menggerakkan ekonomi lokal melalui kegiatan kreatif sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat di daerah yang menjadi lokasi konser.
9 Investor Filipina Jajaki Kerja Sama Kopi Specialty Banyuwangi
Di luar kemeriahan konser, Jawa Timur, termasuk Banyuwangi, menjadi salah satu pasar potensial bagi HS.
Direktur Komersial HS, Tessa Arya Pradana, mengatakan perusahaan yang mulai meluncurkan produknya pada Juli 2024 tersebut mendapat respons positif dari konsumen di Jawa Timur, meskipun fasilitas produksinya berada di Magelang, Jawa Tengah.
“HS pada Juli 2024 baru mulai launch, jadi sekarang kurang lebih baru 3 tahun usianya. Namun, walaupun pabrikan kami di Jateng tepatnya di Magelang tetapi kami merasa sangat diterima di Jatim,” ungkap Tessa dalam sesi jumpa pers di Banyuwangi, Minggu pagi.
Menurut Tessa, respons pasar tersebut terlihat dari perkembangan bisnis perusahaan. HS mulai melakukan ekspansi ke Surabaya pada November 2025, kemudian masuk ke Banyuwangi pada awal 2026.
“Performance secara bisnis bagus banget, kami ekspansi di Jatim tepatnya di Surabaya itu November tahun lalu, Banyuwangi baru awal 2026, jadi baru 10 bulan ini, performance sangat signifikan, Jatim ini berkontribusi ke kami (market) sampai 25 persen, termasuk Banyuwangi,” lanjutnya.
Berdasarkan perkembangan tersebut, HS berencana terus memperkuat penetrasi pasar di Jawa Timur. Tessa menilai wilayah ini memiliki potensi besar, meskipun persaingan industri rokok di Jawa Timur cukup ketat.
“Secara bisnis, kita sama-sama tahu pabrikan rokok di Jatim banyak banget,” sambungnya.
Direktur Regional HS Area Jatim-Bali, David Ferdian, menambahkan bahwa kehadiran HS di Banyuwangi sejak awal 2026 juga mendapat sambutan positif.
Saat ini, HS memiliki 15 varian produk yang menyasar berbagai segmen pasar. Salah satu produk terbarunya adalah HS Mild Matcha yang turut diperkenalkan di Banyuwangi.
Produk HS telah dipasarkan melalui sejumlah jaringan ritel modern, seperti Alfamart, Alfamidi, dan Indomaret. Selain itu, distribusinya juga menjangkau swalayan lokal, Warung Madura, hingga toko kelontong di Banyuwangi.