Jembatan Sungailembu Banyuwangi Rampung, Warga Tiga Desa Kembali Lancar Beraktivitas
BanyuwangiNet.com – Pembangunan jembatan darurat Sungailembu di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, akhirnya rampung dan sudah bisa dilalui kendaraan roda empat. Dengan selesainya proyek ini, aktivitas warga di tiga desa, yakni Sumberagung, Kandangan, dan Sarongan, kembali normal setelah sempat terhambat akibat jembatan lama ambles pada Juli lalu.
Sebelumnya, Pemkab Banyuwangi lebih dulu menyelesaikan jembatan darurat untuk kendaraan roda dua hanya empat hari setelah jembatan lama rusak diterjang banjir pada 15 Juli 2025. Sejak saat itu, kendaraan roda empat sempat menyeberangi sungai secara langsung. Namun, kondisi ini berisiko saat debit air meningkat, sehingga jembatan khusus roda empat segera dibangun.
Pemkab Banyuwangi Latih Pegawai Bahasa Isyarat untuk Tingkatkan Layanan Publik Inklusif
Jembatan darurat baru ini menggunakan rangka baja dengan sistem knock down (bongkar pasang). Lokasinya dibangun sekitar 300 meter dari jembatan lama yang ambles. Panjang jembatan 30 meter, lebar 3,5 meter, dan tinggi 2,1 meter.
Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (DPU CKPP) Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, menjelaskan bahwa waktu pembangunan mencapai dua bulan karena rangka baja harus dirakit langsung dari pabrik.
“Lokasi ini dipilih karena bentangnya paling sempit, hanya 30 meter, sehingga lebih efisien untuk pemasangan jembatan sementara,” ungkap Suyanto, yang akrab disapa Yayan.
Penerbangan Surabaya Aktif Lagi, Lion Group Siapkan Rute Banyuwangi ke Lombok dan Malaysia
Meski bersifat darurat, jembatan ini dipastikan aman. Pondasi diperkuat dengan bronjong berlapis serta penguat hingga kedalaman empat meter. Jembatan hanya boleh dilalui kendaraan roda empat dengan beban maksimal 10 ton, terutama kendaraan keluarga dan niaga ringan, sementara truk besar tetap diarahkan menyeberang melalui jalur sungai.
Masyarakat menyambut gembira selesainya jembatan darurat tersebut.
“Alhamdulillah, dari Sungai Lembu ke Sarongan sekarang bisa berjalan lancar dan bisa beraktivitas seperti biasa. Mobil sekarang sudah bisa lewat. Terima kasih kepada Ibu Bupati dan Pemkab Banyuwangi yang sudah menyiapkan jembatan ini,” kata Sri Windarti (36), warga Dusun Sungai Lembu, Desa Sumberagung, saat ditemui Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kamis (25/9/2025).
Banyuwangi Percepat Digitalisasi Bansos, Libatkan Kader Dasawisma hingga OPD
Bupati Ipuk menegaskan bahwa pembangunan jembatan darurat Sungailembu menjadi prioritas karena perannya vital dalam menghubungkan tiga desa di Kecamatan Pesanggaran.
“Alhamdulillah sudah selesai dan bisa dilewati mobil. Selanjutnya, jembatan permanen akan kami bangun di lokasi lama pada 2026,” ujar Ipuk.
Dua jembatan darurat, baik untuk roda dua maupun roda empat, dibangun dengan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sekitar Rp2,6 miliar yang dialokasikan untuk penanganan kebencanaan.
Bupati Ipuk Lantik Sekda Banyuwangi di Tempat Pengolahan Sampah, Ini Maknanya
Bupati Ipuk juga menyampaikan apresiasi kepada warga sekitar yang ikut bergotong-royong selama proses pembangunan.
“Terima kasih pada masyarakat Pesanggaran yang turut membantu dan mendukung berdirinya jembatan ini,” tambahnya.
Sementara itu, Pemkab Banyuwangi menargetkan pembangunan jembatan permanen dimulai tahun 2026 di lokasi jembatan lama yang ambles, dengan estimasi pengerjaan sekitar enam bulan.