Terpukau Gandrung Sewu 2026, Penari Ingin Kembali Tampil Tahun Depan

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Senin, 26 Oktober 2026, 21:00 WIB
1001147953
Penampilan Gandrung Sewu yang menampilkan efek glow in the dark.

BanyuwangiNet.com – Festival Gandrung Sewu 2026 meninggalkan kesan mendalam bagi para penari yang tampil dalam pertunjukan kolosal di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, Sabtu (24/10/2026) malam. Pengalaman menari bersama 1.300 peserta dalam pertunjukan yang memadukan seni tradisi dan teknologi melalui konsep Glow in the Dark membuat sejumlah penari ingin kembali berpartisipasi tahun depan.

Antusiasme tersebut tidak hanya dirasakan penari asal Banyuwangi, tetapi juga peserta dari luar daerah. Mereka mengaku bangga bisa menjadi bagian dari salah satu pertunjukan budaya unggulan Banyuwangi tersebut.

Luska Dahayuna Budi, penari asal Bangkalan, Madura, mengaku ingin kembali mengikuti Gandrung Sewu pada penyelenggaraan berikutnya. Pengalaman menari bersama ribuan peserta menjadi salah satu hal yang paling berkesan baginya.

“Ikut Gandrung Sewu rasanya bikin ketagihan. Menari bareng ribuan penari itu vibes-nya berbeda. Pokoknya tahun depan ingin ikut lagi,” katanya.

Kesan serupa dirasakan Tisya, peserta asal Malang. Gandrung Sewu 2026 menjadi pengalaman pertamanya terlibat dalam perhelatan tersebut. Ia mengaku bangga dapat menyaksikan sekaligus menjadi bagian dari pertunjukan seni yang melibatkan banyak penari.

“Terharu, bangga, sekaligus senang bisa terlibat dalam event budaya sekelas Gandrung Sewu. Sebagai pecinta seni, saya sangat excited bisa berada di sini,” ujarnya.

Tahun ini, Gandrung Sewu menghadirkan konsep pertunjukan malam dengan balutan Glow in the Dark. Konsep tersebut memberikan pengalaman tersendiri bagi para peserta yang tampil di panggung terbuka Pantai Boom Marina, Banyuwangi.

Kebanggaan juga dirasakan para orang tua yang menyaksikan anak-anak mereka tampil. Bagi mereka, kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga setelah anak-anak melewati proses seleksi hingga terpilih sebagai penari.

Gandrung Sewu 2026 Digelar Malam Ini, Simak Perjalanan 14 Tahun Tari Kolosal Banyuwangi

Rina Arifiani, orang tua peserta asal Bangkalan, mengaku bahagia melihat anaknya berhasil lolos seleksi dan tampil dalam pertunjukan tersebut.

“Bangga sekali anak saya bisa terpilih dalam seleksi online. Melihat anak bisa tampil di panggung sebesar Gandrung Sewu menjadi kebahagiaan yang luar biasa. Kami senang bisa terlibat dan mendukung anak-anak dalam event ini,” tutur Rina.

Gandrung Sewu 2026 Dongkrak Omzet UMKM Banyuwangi, Penjualan Naik hingga Berkali Lipat

Gandrung Sewu 2026 diikuti 1.300 penari dari Banyuwangi dan sejumlah daerah lain. Keterlibatan peserta dari luar daerah turut mempertemukan para pelaku seni dari berbagai wilayah dalam satu panggung pertunjukan budaya.

Sebagai ikon seni dan budaya Banyuwangi, Gandrung Sewu kembali masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata. Festival ini tercatat menjadi bagian dari agenda pariwisata nasional tersebut selama lima tahun berturut-turut.

Artikel Terkait