Kunjungi KKMP Tukangkayu Banyuwangi, Pejabat Lintas Kementerian Apresiasi Pengelolaan
BanyuwangiNet.com – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tukangkayu, Banyuwangi, mendapat apresiasi dari sejumlah pejabat lintas kementerian. Koperasi tersebut dinilai telah menjalankan usaha dengan baik, memiliki merek produk sendiri, serta berpotensi memperluas pemasaran produk lokal ke luar daerah.
Apresiasi itu disampaikan saat kunjungan sejumlah pejabat lintas kementerian ke KKMP Tukangkayu pada Sabtu, (24/10/2026), petang. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan usaha dan pengelolaan koperasi.
Pejabat yang hadir di antaranya Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi, Direktur Advokasi dan Kerja Sama Desa dan Perdesaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Dwi Rudi Hartoyo, serta Staf Ahli Bidang SDM Berkualitas Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Katiman. Mereka hadir bersama sejumlah alumnus Diklatpim I PKN angkatan 67 Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.
Fajarini Puntodewi menilai KKMP Tukangkayu telah menunjukkan pengelolaan usaha yang cukup baik. Koperasi tersebut bahkan telah memiliki merek sendiri yang terdaftar dan terus diperbarui. Menurutnya, produk yang dihasilkan juga memiliki nilai tambah dan berpeluang dipasarkan ke luar Banyuwangi.
Sebagai alumnus Diklat Kepemimpinan, Fajarini melihat koperasi tersebut sebagai salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang dapat mendukung upaya pengentasan kemiskinan.
“Saya melihat ini salah satu koperasi yang cukup baik, mungkin bisa dijadikan contoh untuk koperasi yang lainnya,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Katiman mengatakan pengelolaan KKMP Tukangkayu dinilai telah berjalan sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku. Sejumlah aspek operasional, termasuk penerapan standar operasional prosedur (SOP), juga telah berjalan dengan baik.
“Sebagian besar sudah kita lihat on the track, sudah berjalan. Bahkan, ada yang menjadi percontohan, omzetnya juga tinggi dan mendapatkan penghargaan dari Menteri Koperasi serta Gubernur Jawa Timur,” kata Katiman.
Menurutnya, pengembangan koperasi perlu diarahkan untuk memperkuat perekonomian masyarakat setempat. Salah satu caranya dengan memberi ruang bagi produk-produk lokal agar dapat dipasarkan melalui koperasi.
“Tujuannya supaya ekonomi masyarakat sekitar bisa bangkit dan maju. Karena itu, yang perlu kita pastikan adalah produknya bisa berasal dari masyarakat setempat, sehingga dapat menggerakkan perekonomian,” tegasnya.
Katiman menambahkan, koperasi idealnya menjadi milik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Terlebih, sebagian besar warga setempat telah menjadi anggota koperasi sehingga mereka diharapkan tidak hanya terlibat dalam kegiatan usaha, tetapi juga merasakan manfaat dari hasil pengelolaannya.
“Pengalihan ini nantinya menjadi milik masyarakat. Produk masyarakat bisa dipasarkan di sini, dan hasilnya pun diharapkan kembali kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KKMP Tukangkayu, Imam Maskun, mengatakan, koperasi yang dipimpinnya saat ini telah memiliki 1.018 anggota. Ia menyebut KKMP menjadi salah satu program yang diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Banyuwangi Jadi Percontohan Nasional Pelatihan dan Sertifikasi Pengurus Koperasi Merah Putih
Selama ini, KKMP Tukangkayu turut menyalurkan barang-barang bersubsidi kepada masyarakat dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET).
Imam mengapresiasi dukungan pejabat lintas kementerian yang berkunjung. Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi koperasi, terutama terkait pasokan barang dari mitra badan usaha milik negara (BUMN).
18 Truk Koperasi Merah Putih Disalurkan di Banyuwangi, Perkuat Distribusi dan Ekonomi Desa
Menurutnya, tingginya permintaan masyarakat belum sepenuhnya diimbangi dengan pasokan yang memadai. Keterbatasan tersebut, antara lain, terjadi pada komoditas minyak dan elpiji.
“Makanya dengan adanya perpres yang baru benang merah ini akan terurai,” ujarnya.