Cakupan Program Makan Bergizi Gratis di Banyuwangi Semakin Meluas

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 27 Februari 2025, 21:42 WIB
Dapur umum Makan Bergizi Gratis di Banyuwangi.
Dapur umum Makan Bergizi Gratis di Banyuwangi.

BanyuwangiNet.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banyuwangi terus berkembang dengan penambahan dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum. Dengan tambahan ini, kini terdapat tiga SPPG yang beroperasi di wilayah tersebut untuk menyediakan makanan bergizi bagi siswa.

Dua SPPG baru yang mulai beroperasi berlokasi di Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, yang aktif sejak 24 Februari, serta di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, yang mulai melayani sejak 25 Februari. Kedua dapur ini melengkapi SPPG yang telah lebih dulu beroperasi di Desa/Kecamatan Rogojampi sejak 3 Februari 2025.

Terkumpul 2.657 Paket Sembako Pengganti Karangan Bunga, Disalurkan Secara Bertahap

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyampaikan bahwa penambahan ini menjadi langkah penting dalam memperluas cakupan program MBG. “Alhamdulillah, mulai pekan ini kita ada tambahan dua SPPG lagi. Jadi sudah ada tiga SPPG yang menyokong program MBG di Banyuwangi. Harapannya, secara bertahap akan terus ditambah agar jangkauan MBG semakin meluas,” ujar Ipuk pada Rabu (26/2/2025).

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak guna memastikan kelancaran program ini. Selain itu, pihaknya akan terus mendorong agar lebih banyak siswa menerima manfaat dari program unggulan Presiden Prabowo tersebut.

Pasar Takjil Ramadan “Festival Ngerandu Buko” Digelar di Berbagai Titik

Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi, Letkol Arh Joko Sukoyo, menyatakan bahwa operasional SPPG di Jambewangi dan Kebalenan telah sesuai dengan arahan Badan Gizi Nasional (BGN). “SPPG di Jambewangi dan Kebalenan kini sudah beroperasi dengan sistem yang sama seperti di Kecamatan Rogojampi,” ungkapnya.

Saat ini, SPPG Jambewangi melayani delapan sekolah dengan total 1.347 siswa, sementara SPPG Kebalenan menjangkau tiga sekolah dengan 1.380 siswa. Adapun SPPG Rogojampi telah melayani 2.915 siswa di 17 sekolah. Secara keseluruhan, program MBG kini mencakup 39 sekolah di berbagai jenjang, mulai dari TK, SD, SMP, hingga pondok pesantren.

Banyuwangi Diapresiasi Sebagai Model Pendidikan Inklusif di Indonesia

Lebih lanjut, pihak Kodim Banyuwangi menegaskan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan program MBG. “Ini sudah sesuai dengan arahan dari BGN. Kami akan terus memastikan program ini berjalan optimal,” kata Letkol Joko Sukoyo.

Terkait pengoperasian SPPG lainnya di Banyuwangi, pihaknya masih menunggu persetujuan dari BGN sebelum dapat menambah dapur umum untuk memperluas cakupan layanan MBG di daerah tersebut.

Artikel Terkait