Pasar Takjil Ramadan “Festival Ngerandu Buko” Digelar di Berbagai Titik

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 25 Februari 2025, 13:10 WIB
Pasar Takjil Ramadan Banyuwangi 2024.
Pasar Takjil Ramadan Banyuwangi 2024.

BanyuwangiNet.com – Menjelang bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi kembali menggelar Pasar Takjil Ramadan yang dikemas dalam “Festival Ngerandu Buko”. Kegiatan ini akan berlangsung selama sebulan penuh, mulai pukul 15.00 hingga 21.00, dan tersebar di berbagai kecamatan serta desa di Banyuwangi.

Tahun ini, salah satu lokasi baru yang dipilih adalah Pantai Marina Boom.

Banyuwangi Diapresiasi Sebagai Model Pendidikan Inklusif di Indonesia

“Ngerandu Buko” berasal dari bahasa Osing yang berarti menunggu waktu berbuka. Tradisi berburu takjil pada sore hari menjadi salah satu daya tarik utama bagi masyarakat selama Ramadan. Oleh karena itu, Pemkab Banyuwangi berupaya menjadikan pasar takjil ini semakin semarak di seluruh wilayahnya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menekankan bahwa penyelenggaraan pasar takjil ini bukan sekadar untuk melestarikan tradisi, tetapi juga sebagai sarana menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama bagi pelaku usaha mikro.

“Selain melestarikan tradisi berburu takjil, momentum ini kita jadikan sebagai upaya mendorong geliat perekonomian warga. Tidak hanya UMKM, tetapi juga banyak ibu rumah tangga yang memanfaatkan pasar takjil ini untuk menambah penghasilan keluarga,” ujar Ipuk pada Selasa (25/2/2025).

Dua Event Banyuwangi Festival Masuk Kharisma Event Nusantara 2025

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ribuan pedagang diperkirakan akan berpartisipasi dalam Festival Ngerandu Buko ini. Lokasi pasar takjil di wilayah perkotaan juga mengalami perluasan, dengan tambahan titik di Pantai Marina Boom selain lokasi yang sudah ada di Jalan Brigjen Katamso.

“Untuk wilayah kota, selain tetap di Jalan Brigjen Katamso, kami juga akan menggelar pasar takjil di Pantai Marina Boom. Kami telah berkoordinasi dengan pihak terkait, dan nantinya warga hanya akan dikenakan tiket parkir saja,” ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi, Taufik Rohman.

Dengan adanya Festival Ngerandu Buko ini, diharapkan tidak hanya menciptakan suasana Ramadan yang lebih semarak, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat Banyuwangi.

Artikel Terkait