Banyuwangi Percepat Digitalisasi Bansos, Libatkan Kader Dasawisma hingga OPD
BanyuwangiNet.com – Kabupaten Banyuwangi ditunjuk pemerintah pusat sebagai daerah percontohan nasional program digitalisasi bantuan sosial (bansos) melalui aplikasi Portal Perlinsos (Perlindungan Sosial). Uji coba pendaftaran telah dimulai sejak 18 September 2025, dengan hasil signifikan: dalam enam hari, tercatat 18.170 kepala keluarga berhasil didaftarkan.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan, strategi utama percepatan adalah memperluas peran agen Perlinsos. Tidak hanya pendamping PKH, TKSK, dan operator data desa, kini ribuan kader Dasawisma, lurah, camat, kades, hingga kepala OPD juga dilibatkan.
“Kami sudah meminta para kepala OPD, camat, hingga lurah untuk menjadi agen Perlinsos. Mereka akan bekerja bersama agen lainnya,” ujar Ipuk dalam Rakor Sinergitas Tiga Pilar di Banyuwangi, Selasa (23/9/2025).
TPS 3R Balak Banyuwangi Bisa Ubah Sampah Jadi RDF, Bahan Bakar Alternatif Ramah Lingkungan
Dengan tambahan dukungan tersebut, jumlah agen Perlinsos di Banyuwangi kini mencapai sekitar 2.000 orang. Ipuk menilai langkah ini penting agar warga miskin yang belum terdata bisa segera terakomodasi dalam sistem bansos digital.
“Harapannya, lebih banyak masyarakat yang seharusnya mendapat bantuan tetapi selama ini terlewat dari pendataan bisa terakomodasi. Padahal mereka sangat layak. Ini yang menjadi prioritas kita,” jelas Ipuk.
TPS 3R Balak Banyuwangi Bisa Ubah Sampah Jadi RDF, Bahan Bakar Alternatif Ramah Lingkungan
Mekanisme Pendaftaran Bansos Digital
Pendaftaran bansos digital di Banyuwangi dilakukan melalui dua jalur:
Mandiri via aplikasi Perlinsos. Warga bisa mendaftar langsung menggunakan aplikasi, dengan syarat memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) karena sistem terhubung dengan data kependudukan.
Melalui agen Perlinsos. Agen mendatangi warga secara jemput bola atau melayani di kantor desa, kelurahan, maupun kecamatan. Skema ini membantu masyarakat yang kesulitan mendaftar sendiri.
Banyuwangi Ijen Geopark Downhill 2025: Ratusan Rider Dunia Adu Nyali di Trek Ekstrem
Selain mendaftarkan, agen Perlinsos juga bertugas menyosialisasikan cara baru ini agar masyarakat lebih memahami manfaat digitalisasi bansos.
Digitalisasi bansos diharapkan membuat pendaftaran lebih sederhana, transparan, dan tepat sasaran. Banyuwangi menargetkan semua warga yang layak menerima bantuan dapat terdata tanpa ada yang terlewat.