Pria di Banyuwangi Tewas Diamuk Massa, Diduga Terkait Pencurian Jeruk

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 15 September 2026, 18:44 WIB
ChatGPT Image 24 Agu 2026, 18.42.37
Ilustrasi AI.

BanyuwangiNet.com – Seorang pria berinisial V, warga Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, meninggal dunia setelah menjadi sasaran amuk massa pada Selasa (15/9/2026) pagi. Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan dugaan pencurian jeruk nipis milik warga.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab terjadinya aksi amuk massa tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, dia mengatakan polisi masih berada di lapangan untuk melakukan pendalaman.

“Benar, kalau itu benar (korban meninggal). Hasil penyelidikannya seperti apa ini teman-teman baru turun ke sana,” jelas Lanang.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB di Desa Sambimulyo. Tim kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mendalami rangkaian kejadian sebelum aksi amuk massa terjadi.

“Tim masih melakukan penyelidikan untuk kita detilkan dulu case-nya kronologinya seperti apa sama olah TKP,” katanya.

Kolaborasi Polisi dan Petani di Banyuwangi: Panen Jagung Perdana dari Lahan Perhutani

Selain V, polisi menyebut ada satu orang lain berinisial H yang juga diduga menjadi sasaran amuk massa. H disebut mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di puskesmas terdekat.

“Masih dilakukan perawatan terhadap H,” terang Lanang.

Sunat On The Road Banyuwangi, Pasutri Polisi-Dokter Khitan Gratis Anak Kurang Mampu

Polisi masih mendalami keterkaitan V dan H dengan dugaan pencurian jeruk yang menjadi latar belakang peristiwa tersebut. Lanang mengatakan, laporan mengenai dugaan pencurian jeruk memang telah diterima oleh Polsek setempat.

“Kalau soal itu memang ada laporan ke Polsek. Sehingga polsek menindaklanjuti. Itu nanti masih kami dalami. Polsek kita back up juga,” ujarnya.

Artikel Terkait