Modus Tukar Uang, Dua WNA Diduga Asal Timur Tengah Curi Uang Minimarket di Banyuwangi
BanyuwangiNet.com – Aksi pencurian dengan modus yang terbilang cerdik terjadi di sebuah minimarket di Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.
Dua orang warga negara asing (WNA) yang diduga berasal dari Timur Tengah berhasil menggasak uang dari laci kasir dengan berpura-pura menjadi pelanggan.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat sore, 2 Mei 2025. Kedua WNA yang terdiri dari seorang pria dan wanita tersebut datang ke toko dan berpura-pura membeli sebotol saus serta sosis. Namun, di balik transaksi sederhana itu, mereka menyusun strategi untuk melancarkan aksi pencurian.Banyuwangi Didorong Jadi Magnet Investasi Jatim, Fokus Industri hingga Pertanian Organik
Kapolsek Glenmore, AKP Budi Hermawan, menjelaskan bahwa kedua pelaku tampak bekerja sama dalam menjalankan aksinya. Salah satu dari mereka berpura-pura meminta kasir menukarkan uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu. Saat kasir lengah dan meninggalkan tempatnya untuk mengambil uang kembalian, pelaku lainnya diam-diam membuka laci kasir dan mengambil uang di dalamnya.
“Saat kasir pergi, salah satu pelaku langsung mengambil uang dari laci. Sementara pelaku lainnya menutupi gerakan itu dengan tubuhnya agar tidak terlihat di kamera pengawas,” ujar AKP Budi.
Aksi mereka berlangsung cepat dan rapi. Setelah menyelesaikan pembelian, keduanya meninggalkan toko. Kasir minimarket baru menyadari uang sebesar Rp 550 ribu hilang dari laci beberapa saat setelah mereka pergi.
Perayaan Hari Raya Kuningan di Banyuwangi: Merayakan Keharmonisan dan Toleransi Antarumat Beragama
Pemilik toko langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Glenmore. Menurut AKP Budi, pihaknya telah mengumpulkan sejumlah bukti, termasuk rekaman CCTV yang merekam jelas gerak-gerik kedua pelaku.
Dalam rekaman tersebut, pelaku pria terlihat mengenakan topi hitam, kaus cokelat, dan tas selempang. Sementara pelaku wanita tampak mengenakan hijab cokelat, atasan bermotif batik, dan celana panjang.
Sepekan Tidak Ditemukan, Pencarian Nelayan Penembak Ikan yang Hilang Resmi Dihentikan
“Dugaannya mereka berasal dari Timur Tengah. Identitasnya masih kami selidiki,” tambah AKP Budi.
Hingga kini, pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan kedua pelaku. Warga dan pemilik usaha diimbau untuk lebih waspada terhadap modus serupa, terutama dari orang asing yang berperilaku mencurigakan.