Wabup Banyuwangi Sidak Pasar dan Penggilingan Beras, Pastikan Stok Aman Jelang Lebaran

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 12 Maret 2026, 15:27 WIB
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional hingga pabrik penggilingan beras untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok.
Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional hingga pabrik penggilingan beras untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok.

BanyuwangiNet.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional hingga pabrik penggilingan beras untuk memantau harga dan ketersediaan bahan pokok.

Sidak tersebut dilakukan bersama Bulog, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), dan Badan Pusat Statistik (BPS).

“Kami turun memantau harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri,” kata Mujiono, Kamis (12/3/2026).

Sidak diawali di Pasar Rogojampi, Kecamatan Rogojampi. Dalam peninjauan tersebut, Mujiono mengecek harga sejumlah komoditas utama.

Cegah LPG Langka Jelang Lebaran, Wabup Banyuwangi Sidak Agen dan Pangkalan

Beberapa harga bahan pokok yang terpantau antara lain ayam potong Rp38.000 per kilogram, telur Rp30.000 per kilogram, daging sapi Rp140.000 per kilogram, bawang merah Rp36.000 per kilogram, serta cabai rawit Rp97.000 per kilogram.

Menurut Mujiono, kenaikan harga daging sapi menjelang Idulfitri merupakan hal yang wajar karena meningkatnya permintaan masyarakat.

“Sejumlah komoditas seperti daging sapi naik, tapi ini kontraksi karena menjelang Idulfitri. Sementara bahan pokok lainnya seperti bawang merah, bawang putih, dan telur masih terkendali, bahkan cabai cenderung turun,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa stok bahan pokok yang dijual para pedagang masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

22 Petugas Disiagakan di Perlintasan Kereta Tanpa Palang di Banyuwangi Selama Arus Mudik Lebaran

“Untuk jumlah stoknya, alhamdulillah menurut pedagang masih mencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat,” imbuhnya.

Setelah dari pasar, Mujiono melanjutkan sidak ke pabrik penggilingan beras PT Ratu Pangan Sejahtera di Kecamatan Kabat.

Pabrik tersebut memproduksi sekitar 250 hingga 300 ton beras setiap hari dan menyuplai kebutuhan beras untuk wilayah Banyuwangi hingga Bali.

“Alhamdulillah untuk beras stok kita sangat aman bahkan surplus. Penggilingan ini bahkan menyuplai sebagian besar produknya ke luar daerah,” kata Mujiono.

Owner PT Ratu Pangan Sejahtera, Irwan Kuswanto, menyebutkan permintaan beras menjelang Lebaran mengalami peningkatan signifikan.

Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi Ditutup Dua Hari Saat Idulfitri 2026

“Sejak dua hari lalu permintaan naik hingga 100 persen untuk menambah stok toko-toko jelang Lebaran,” ujarnya.

Wakil Kepala Bulog Banyuwangi Krisna Yudha mengatakan saat ini stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Banyuwangi mencapai sekitar 100 ribu ton.

Selain itu, Bulog juga telah menyerap gabah petani sebanyak 26.000 ton melalui program penyerapan gabah.

“Stok beras Banyuwangi sangat aman sampai akhir tahun,” ungkap Krisna.

Sebelumnya, Wakil Bupati Mujiono juga telah memastikan stok elpiji di Banyuwangi dalam kondisi aman hingga setelah Idulfitri.

Artikel Terkait