22 Petugas Disiagakan di Perlintasan Kereta Tanpa Palang di Banyuwangi Selama Arus Mudik Lebaran

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Rabu, 11 Maret 2026, 22:20 WIB
Menjelang Lebaran, puluhan petugas tambahan disiagakan di sejumlah perlintasan sebidang kereta api tanpa palang pintu di Banyuwangi.
KAI Daop 9 Jember hadirkan tarif khusus untuk sejumlah Kereta Api.

BanyuwangiNet.com – Menjelang Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menyiagakan puluhan petugas tambahan di sejumlah perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Kabupaten Banyuwangi.

Sebanyak 22 Petugas Jaga Lintasan (PJL) ekstra ditempatkan di 12 titik perlintasan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan selama masa angkutan Lebaran.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan penempatan petugas tambahan tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pemudik.

“Di Banyuwangi ada 12 titik dengan 22 petugas tambahan yang kami siagakan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan selama masa Angkutan Lebaran 2026,” kata Cahyo di Banyuwangi, Rabu (11/3/2026).

Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi Ditutup Dua Hari Saat Idulfitri 2026

Secara keseluruhan, KAI Daop 9 Jember menurunkan 107 petugas PJL ekstra yang ditempatkan di 55 titik perlintasan sebidang mulai dari wilayah Pasuruan hingga Ketapang.

Penempatan petugas tersebut disesuaikan dengan tingkat kepadatan jalur kereta api serta jumlah perlintasan di masing-masing daerah.

“Penempatan ini kami sesuaikan dengan tingkat kepadatan jalur dan jumlah perlintasan di masing-masing wilayah,” ujar Cahyo.

Para petugas dijadwalkan mulai bertugas pada 18 hingga 31 Maret 2026. Selain membantu mengatur lalu lintas kendaraan, mereka juga bertugas meningkatkan kewaspadaan di perlintasan yang belum memiliki penjagaan permanen.

Mudik Sambil Urus KTP, Dispendukcapil Banyuwangi Tetap Buka Layanan Adminduk Selama Libur Lebaran 2026

Selain menambah petugas penjaga perlintasan, KAI Daop 9 Jember juga menurunkan 19 petugas penilik jalur ekstra.

Petugas tersebut bertugas memantau kondisi rel di 19 petak jalur kereta api yang membentang dari Pasuruan hingga Ketapang.

“Dengan tambahan ini, jika ada potensi gangguan prasarana bisa segera terdeteksi dan ditangani lebih cepat,” jelasnya.

KAI juga menempatkan personel tambahan di empat daerah pengawasan khusus (Dapsus) yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Banyuwangi Resmikan Jembatan Perintis Garuda, Akses Penghubung Dua Kecamatan

Lokasi tersebut berada di satu titik di Pasuruan, dua titik di Jember, dan satu titik di Banyuwangi.

Beberapa area yang diawasi antara lain kawasan jembatan dan terowongan Merawan–Garahan yang dikenal memiliki potensi longsor cukup tinggi.

“Total ada delapan petugas tambahan yang kami siagakan di titik rawan selama periode Lebaran,” pungkasnya.