Polresta Banyuwangi Bekali Bhabinkamtibmas Pemahaman AI untuk Edukasi Masyarakat
BanyuwangiNet.com – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari perlu diimbangi dengan pemahaman dan literasi digital yang memadai.
Merespons perkembangan tersebut, Polresta Banyuwangi membekali Bhabinkamtibmas dan operator dengan pemahaman mengenai AI. Pembekalan ini ditujukan agar mereka dapat menjadi penggerak literasi digital sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan AI secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
Pembekalan dilakukan melalui Pelatihan Petugas Sosialisasi dan Operator Paham AI yang digelar di Rupatama Polresta Banyuwangi akhir pekan lalu.
Pelatihan tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami teknologi AI. Para Bhabinkamtibmas dan operator juga diharapkan dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat di wilayah binaan masing-masing.
Bhabinkamtibmas dinilai memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.
Melalui peran tersebut, Bhabinkamtibmas diharapkan mampu menjelaskan manfaat AI dalam kehidupan sehari-hari sekaligus mengingatkan masyarakat mengenai berbagai risiko yang dapat muncul apabila teknologi digunakan tanpa pemahaman yang memadai.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, mengatakan, perkembangan AI harus diikuti dengan peningkatan literasi agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi tersebut secara tepat.
“AI semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Karena itu, masyarakat perlu memahami manfaat sekaligus risikonya. Bhabinkamtibmas diharapkan mampu hadir memberikan edukasi agar teknologi ini digunakan secara bijak, aman, dan bertanggung jawab,” jelasnya, Senin, 5 Oktober 2026.
Menurut Rofiq, Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak kepolisian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, perannya tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat diperluas dalam memberikan edukasi mengenai perkembangan teknologi.
“Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memiliki peran edukatif, termasuk membantu masyarakat memahami perkembangan AI agar dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif dan produktif,” tegasnya.
Plt. Kasihumas Polresta Banyuwangi Iptu Ni Made Chandra Dewi mengingatkan masyarakat agar semakin kritis ketika menerima informasi di ruang digital.
Polisi Jerat Pelaku Penusukan Istri Siri dengan Pasal Pembunuhan Berencana
Menurutnya, literasi AI bukan sekadar kemampuan menggunakan teknologi. Masyarakat juga perlu memahami risiko yang muncul, terutama karena AI dapat digunakan untuk menghasilkan atau memodifikasi berbagai bentuk konten.
“Literasi AI bukan hanya soal bisa menggunakan teknologi, tetapi juga memahami risikonya. Masyarakat harus lebih cermat terhadap foto, video, suara, maupun informasi yang beredar dan memastikan kebenarannya sebelum mempercayai atau menyebarkannya,” jelasnya.
Sindikat Pecah Kaca Banyuwangi Diduga Beraksi di Malaysia, Polisi Koordinasi Interpol
Polresta Banyuwangi mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan literasi AI dengan memahami manfaat sekaligus risikonya. Teknologi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang positif, produktif, dan tetap memperhatikan aspek keamanan serta etika.
“Melalui pembekalan ini, Bhabinkamtibmas diharapkan dapat menjadi salah satu ujung tombak edukasi AI di tengah masyarakat, sehingga perkembangan teknologi dapat memberikan manfaat tanpa mengabaikan aspek keamanan, etika, dan tanggung jawab,” ujarnya.