Pemkab Banyuwangi Apresiasi 1.096 Pendonor Darah Sukarela dengan Penghargaan

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 20 September 2025, 22:42 WIB
PENGHARGAAN: Pemkab Banyuwangi memberikan penghargaan kepada 1.096 pendonor darah sukarela serta lima kelompok pendonor darah aktif.
PENGHARGAAN: Pemkab Banyuwangi memberikan penghargaan kepada 1.096 pendonor darah sukarela serta lima kelompok pendonor darah aktif.

BanyuwangiNet.com – Pemkab Banyuwangi memberikan penghargaan kepada 1.096 pendonor darah sukarela serta lima kelompok pendonor darah aktif. Acara penghargaan ini digelar pada Sabtu (20/9/2025) di Dakon Resto, Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2025.

Wakil Bupati Banyuwangi sekaligus Ketua PMI Banyuwangi, Mujiono, menyerahkan langsung piagam dan lencana kepada para pendonor. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kepedulian dan keikhlasan pendonor darah yang telah membantu menjaga ketersediaan stok darah di Banyuwangi.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pendonor darah. Apa yang kalian lakukan sangat mulia. Dedikasi dan keikhlasan kalian tidak bisa kami lupakan,” ujar Mujiono.

Bupati Ipuk Apresiasi Kafilah MTQ Banyuwangi di Jember, Raih Juara di Beberapa Cabang

Mujiono menegaskan, kontribusi para pendonor darah sukarela sangat signifikan. Saat ini, sekitar 80–90 persen kebutuhan darah di Banyuwangi dipenuhi dari pendonor sukarela.

“Penghargaan yang kami berikan ini tidak seberapa. Tapi setiap tetes darah yang diberikan adalah amal baik untuk menyelamatkan nyawa orang lain,” tambahnya.

Meski stok darah terbilang aman, Pemkab Banyuwangi tetap berkomitmen mendorong partisipasi masyarakat agar semakin banyak yang rutin mendonorkan darah. Dukungan juga diberikan melalui program-program kesehatan yang berkolaborasi dengan PMI.

66 PPPK Tenaga Kesehatan dan Teknis di Banyuwangi Resmi Terima SK Pengangkatan

Kepala Unit Donor Darah PMI Banyuwangi, dr. Rezekiyanti, menjelaskan bahwa penghargaan diberikan kepada pendonor yang telah menyumbangkan darah mulai 10 kali hingga 100 kali.

Pendonor yang sudah 75 kali akan diundang Pemprov Jawa Timur untuk menerima penghargaan tingkat provinsi, sementara pendonor dengan catatan 100 kali akan mendapat Satya Lencana Kebaktian Sosial di Istana Negara.

“Jumlah pendonor darah sukarela di Banyuwangi kini lebih dari 20 ribu orang. Dari jumlah itu, kami pilih yang rutin dan aktif untuk diberikan apresiasi,” jelasnya.

Kebutuhan Darah dan Stok Harian

Uji Coba Digitalisasi Bansos Dimulai di Banyuwangi, Pendaftaran Lebih Cepat dan Sederhana

Data PMI Banyuwangi menunjukkan kebutuhan darah rata-rata mencapai 1.800–2.000 kantong per bulan atau sekitar 60–70 kantong per hari. Saat ini, stok darah tersedia sekitar 250 kantong, jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan harian.

Selain penghargaan resmi dari pemerintah, PMI Banyuwangi juga mengadakan undian doorprize pada HUT PMI ke-80, 15 September lalu. Hadiah berupa sepeda motor, sepeda listrik, kulkas, TV, dan berbagai hadiah menarik diberikan sebagai bentuk terima kasih.

“Undian ini bukan untuk mengundi nasib para pendonor, tapi sebagai ungkapan terima kasih karena tidak mungkin kami memberi hadiah kepada seluruh pendonor yang jumlahnya ribuan,” ujar dr. Rezekiyanti.

Artikel Terkait