Pemberdayaan PNM Mekaar Telah Dirasakan Langsung Perempuan Prasejahtera di Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 22 Mei 2025, 17:08 WIB
WhatsApp Image 2025-05-22 at 16.38.51 (1)

BanyuwangiNet-com – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat perannya dalam memberdayakan masyarakat prasejahtera, khususnya perempuan pelaku usaha ultra mikro, melalui program pembiayaan dan pendampingan usaha.

Pimpinan Cabang PNM Banyuwangi, Sugiati Nurul Handayani, menjelaskan bagaimana program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) telah membuka akses pembiayaan bagi kelompok masyarakat yang selama ini kesulitan menjangkau layanan perbankan karena tidak memiliki agunan. Program ini dirancang berbasis kelompok dan diberikan tanpa jaminan, menjadikannya lebih inklusif.

“Dampak kehadiran PNM ini sangat dirasakan oleh emak-emak di Banyuwangi. Banyak dari mereka yang awalnya tidak punya usaha, kini bisa mandiri, bahkan membuka lapangan kerja bagi sekitar,” ujar Nurul.

Kereta ke Banyuwangi Jadi Favorit Wisatawan, Pemkab dan KAI Jalin Kolaborasi untuk Tingkatkan Kunjungan

Nurul menjelaskan PNM merupakan lembaga keuangan resmi yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Peraturan OJK No. 16/POJK.05/2019. Kepastian ini, menurutnya, menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan pembiayaan yang ditawarkan.

“Jadi tidak perlu khawatir, ini legal, terdaftar, dan diawasi langsung oleh OJK,” tambahnya.

Selain itu, PNM saat ini telah bergabung dalam Holding Ultra Mikro bersama BRI dan Pegadaian. Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperluas inklusi keuangan di seluruh Indonesia.

Recharge Motivasi Kerja, ASN Banyuwangi Dibekali Wawasan City Branding

Sejak hadir di Banyuwangi pada tahun 2017, PNM telah melayani hampir 10.000 nasabah melalui sekitar 50 unit layanan. Bukan hanya memberikan akses pembiayaan mulai dari Rp2 juta hingga Rp10 juta, PNM juga menyediakan berbagai bentuk pendampingan usaha, termasuk pelatihan literasi keuangan, pembukuan sederhana, literasi digital, hingga fasilitasi pameran produk.

“PNM bukan sekadar penyedia dana, tapi mitra pemberdayaan. Kami mendampingi dari sisi sosial, intelektual, hingga pelatihan usaha,” ungkap Nurul.

Setiap minggu, PNM menggelar pertemuan kelompok bersama nasabah. Selain menjadi momen pembayaran angsuran, forum ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman antar pelaku usaha, mendorong sinergi dan inspirasi antar anggota kelompok.

Gagal Selundupkan Sabu-Sabu dalam Lontong, Warga Banyuwangi Diamankan Petugas Lapas

Tak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi, PNM Banyuwangi juga aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial. Di antaranya adalah program pencegahan stunting, penanaman pohon, serta pembangunan ruang pintar bagi anak-anak nasabah. Kegiatan ini mencerminkan pendekatan holistik PNM dalam mendampingi masyarakat untuk tumbuh secara berkelanjutan.

Melalui programnya #PNMuntukUMKM #PNMPemberdayaanUMKM, PNM percaya setiap perempuan memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang apabila diberi kesempatan dan dukungan.

Dengan komitmen yang kuat dan pendekatan yang menyeluruh, PNM terus menjadi bagian dari solusi untuk menciptakan ekonomi keluarga yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.

Artikel Terkait