Optimalisasi Program Nasional di Daerah, Gubernur Jatim Ajak Banyuwangi Bertemu para Menteri
BanyuwangiNet.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak sejumlah kepala daerah dari kabupaten yang dinilai memiliki potensi unggul dalam mendukung program prioritas nasional untuk bertemu dengan beberapa menteri di Jakarta, Senin (14/4/2025).
Kunjungan ini bertujuan membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna mempercepat implementasi berbagai program strategis.
PMI Asal Banyuwangi Meninggal di Kamboja, Jenazah Belum Diketahui Keberadaannya
Salah satu daerah yang terlibat dalam kunjungan tersebut adalah Kabupaten Banyuwangi. Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono turut hadir dan mengikuti langsung pertemuan dengan sejumlah menteri, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Doddy Hanggodo.
Dalam pertemuan tersebut, para kepala daerah menyampaikan kesiapan masing-masing wilayah dalam menjalankan berbagai program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, serta Sekolah Rakyat. Diskusi juga mencakup kendala-kendala yang dihadapi di lapangan, sekaligus potensi unggulan tiap daerah.
“Kami juga berdiskusi menyampaikan sejumlah potensi dan tantangan yang ada di setiap kabupaten. Kami ingin program-program yang baik dari Bapak Presiden dapat terealisasi dengan baik pula hingga ke daerah,” ujar Mujiono.
Secara khusus, Banyuwangi menyoroti kebutuhan akan peningkatan infrastruktur irigasi sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan. Sebagai salah satu daerah lumbung padi di Jawa Timur, optimalisasi sistem irigasi dinilai sangat penting.
“Sebagai salah satu lumbung padi, Banyuwangi perlu dioptimalkan dalam meningkatkan jaringan irigasi. Insyaallah ini akan mendapat dukungan,” tambah Mujiono.
Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025: ASDP Catat 1,5 Juta Penumpang
Tak hanya itu, Banyuwangi juga menyatakan kesiapannya untuk segera mengimplementasikan program Sekolah Rakyat. Menurut Mujiono, pemerintah daerah tengah menyiapkan sejumlah gedung yang bisa difungsikan untuk mendukung program pendidikan tersebut.
“Kita siapkan beberapa gedung untuk dijadikan Sekolah Rakyat sekiranya segera dilaksanakan,” jelasnya.
Selain Banyuwangi, beberapa kepala daerah lain yang turut hadir dalam pertemuan ini antara lain dari Kabupaten Lamongan, Gresik, Pamekasan, Ngawi, Jombang, Bojonegoro, Malang, dan Lumajang.
Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat koordinasi pusat dan daerah, agar program-program strategis pemerintah pusat benar-benar menyentuh masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.