Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025: ASDP Catat 1,5 Juta Penumpang
BanyuwangiNet.com – Lebaran 2025, ASDP Indonesia Ferry mencatatkan angka signifikan untuk arus mudik dan balik di penyebrangan Jawa-Bali. Selama periode 21 Maret hingga 11 April 2025, total penumpang yang melintasi lintasan ini mencapai 1,5 juta orang. Data tersebut mencakup aktivitas penumpang yang menggunakan jasa ASDP di Pelabuhan Ketapang (Jawa) dan Pelabuhan Gilimanuk (Bali).
Selama arus mudik yang berlangsung pada 21-31 Maret 2025, jumlah penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa tercatat sebanyak 494.916 orang.
Sementara pada periode arus balik dari 2 hingga 11 April 2025, jumlah penumpang yang melintas dari Jawa ke Bali sedikit lebih banyak, yakni 509.126 orang. Secara keseluruhan, total penumpang yang melalui jalur ini mencapai 1.003.771 orang.
200 Dragster Adu Kecepatan di Kejurprov Drag Bike Banyuwangi 2025
Namun, selain itu ada juga penumpang yang melakukan perjalanan sebaliknya, dari Jawa ke Bali saat arus mudik, dan dari Bali ke Jawa selama arus balik. Beberapa di antaranya adalah wisatawan yang memanfaatkan libur panjang Lebaran.
Dalam hal ini, sebanyak 221.374 orang menyeberang dari Jawa ke Bali pada masa mudik, sementara 300.887 orang kembali ke Jawa selama arus balik. Total keseluruhan penumpang yang beraktivitas dalam lintasan ini selama Lebaran 2025 tercatat mencapai 1.526.032 orang.
Tidak hanya penumpang, kendaraan yang menyeberang juga tercatat cukup signifikan. Di jalur Bali–Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk, jumlah kendaraan yang melintas selama arus mudik mencapai 156.861 unit, sementara saat arus balik tercatat 154.020 unit kendaraan. Sedangkan di jalur Ketapang-Jawa, tercatat 44.246 unit kendaraan saat arus mudik, dengan lonjakan menjadi 71.968 unit pada arus balik.
ISI Surakarta Buka Kelas di Banyuwangi Tahun Ini, Tawarkan Prodi Etnomusikologi dan Tari
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menyampaikan bahwa manajemen ASDP telah mengendalikan seluruh kegiatan penyeberangan selama Lebaran 2025. Mereka fokus pada tiga aspek utama: keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan bagi seluruh pengguna jasa.
“Kami memprioritaskan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran bagi seluruh pengguna jasa. Posko operasi berjalan efektif dengan sistem monitoring real-time, evaluasi harian, serta kesiapsiagaan petugas selama 24 jam,” kata Heru dalam siaran tertulisnya, Senin (14/4/2025).
Siap Berlaga di Liga 4 Nasional, Persewangi Banyuwangi Segarkan Skuad
Heru menambahkan bahwa masa angkutan Lebaran 2025 di pelabuhan kini telah resmi ditutup. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengevaluasi proses dan sistem layanan yang ada agar dapat menyempurnakan layanan di masa depan. Menurutnya, transformasi digital, peningkatan kapasitas pelabuhan, serta optimalisasi pelayanan pengguna jasa akan tetap menjadi prioritas utama untuk mendukung konektivitas nasional.
Dengan perhatian pada peningkatan kualitas layanan, ASDP berupaya menjaga kelancaran transportasi di jalur penyebrangan utama antara Jawa dan Bali, serta memastikan kenyamanan bagi jutaan pengguna jasa yang melintasi pelabuhan-pelabuhan utama di Indonesia.