Jemaah Calon Haji Banyuwangi Mulai Kumpulkan Koper, Banyak yang Diberi Penanda Unik

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Minggu, 10 Mei 2026, 21:36 WIB
IMG-20260510-WA0028

BanyuwangiNet.com – Jemaah calon haji (JCH) asal Banyuwangi mulai melakukan persiapan akhir menjelang keberangkatan ke Tanah Suci dengan mengumpulkan koper dan perlengkapan bawaan. Menariknya, banyak koper milik jemaah diberi tanda unik seperti boneka, sandal, hingga kain serbet agar lebih mudah dikenali.

Langkah tersebut dilakukan meski setiap koper sebenarnya telah dilengkapi barcode resmi dari panitia penyelenggara haji. Barcode itu ditempel pada koper dan juga digunakan pada kalung lanyard serta tas selempang milik jemaah.

Kasi Teknis Haji dan Umrah Banyuwangi, Ahmad Fauzi, mengatakan tambahan penanda pribadi sengaja dipasang jemaah untuk memudahkan identifikasi koper saat berada di asrama maupun bandara.

“Jadi ada yang menambahkan boneka, sandal dan barang pribadi lainnya supaya mudah mengenali kopernya,” kata Fauzi, Minggu (10/5/2026).

Pemkab Banyuwangi Fasilitasi Pengurusan HKI UMKM hingga ke Desa-Desa

Pengumpulan koper JCH Banyuwangi dilakukan selama dua hari, Sabtu dan Minggu (9 dan 10/5/2026). Untuk kloter 83, 84, dan 85, koper dikumpulkan di Kantor Kementerian Agama Banyuwangi. Sementara itu, koper milik jemaah kloter 82 dikumpulkan di KBIHU Mabrur Multazam, Kecamatan Gambiran.

Setelah proses pengumpulan selesai, seluruh koper dijadwalkan diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya menggunakan truk pengangkut.

“Pukul 15.00 WIB hari ini koper diangkut truk lalu dikirim ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya,” ujarnya.

Panitia juga mengingatkan jemaah terkait aturan barang bawaan selama perjalanan haji. Berat koper besar dibatasi maksimal 32 kilogram.

Selain itu, jemaah tidak diperbolehkan membawa cairan, aerosol, dan gel dengan kapasitas lebih dari 100 mililiter ke dalam tas kabin.

Beberapa perangkat elektronik juga dilarang dibawa, seperti mejikom dan pemanas air, karena berpotensi membahayakan selama perjalanan dan masa tinggal di Arab Saudi.

“Benda elektronik yang dilarang dibawa adalah mejikom, pemanas air. Ini yang biasanya coba dibawa jemaah. Rokok dibatasi 200 batang, kalau ketahuan lebih akan disita,” kata Fauzi.

Parade Ternak Banyuwangi, Tampilkan Sapi Seberat 1 ton, Ajang Promosi Peternak dan Persiapan Idul Adha

Panitia turut mengimbau agar jemaah tidak menyimpan data pribadi di dalam koper. Koper juga diminta dalam kondisi terkunci dan disarankan menggunakan gembok standar TSA untuk memudahkan pemeriksaan keamanan.

Saat ini tercatat sebanyak 1.312 calon jemaah haji Banyuwangi terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter), yakni kloter 71, 82, 83, 84, dan 85.

Khusus kloter 71, terdapat delapan jemaah yang digabung dengan jemaah dari daerah lain. Keberangkatan para jemaah dijadwalkan berlangsung secara bertahap sesuai kloter masing-masing mulai Selasa (12/5/2026).

Artikel Terkait