Emas Hasil Jerih Payah Nenek Penjual Kopi di Banyuwangi Hilang Dicuri Pembeli

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 15 April 2025, 11:06 WIB
angkap layar CCTV yang menunjukkan terduga pelaku pencurian perhiasan melintas di gang dekat warung korban. Polisi mendalami kasus pencurian perhiasan milik nenek penjual kopi di Banyuwangi.
angkap layar CCTV yang menunjukkan terduga pelaku pencurian perhiasan melintas di gang dekat warung korban. Polisi mendalami kasus pencurian perhiasan milik nenek penjual kopi di Banyuwangi.

BanyuwangiNet.com – Seorang penjual kopi berusia lanjut di Banyuwangi menjadi korban pencurian dengan modus yang tidak biasa. Perhiasan emas milik Saonah (80), warga Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, raib digondol orang tak dikenal yang menyaru sebagai pembeli.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu pagi, 13 April 2025, ketika Saonah baru saja membuka warung kopi kecil miliknya di depan rumah. Seperti hari-hari biasanya, ia mulai berjualan kopi dan camilan untuk menyambung hidup. Namun, pagi itu, seorang pria yang tidak dikenalnya datang dan berpura-pura menjadi pelanggan.

“Datang ke sini saat warung baru buka,” kata Saonah, mengenang awal pertemuan dengan pelaku.

Optimalisasi Program Nasional di Daerah, Gubernur Jatim Ajak Banyuwangi Bertemu para Menteri

Awalnya, tidak ada yang mencurigakan. Saonah melayani pria itu seperti biasa, bahkan menanggapinya saat diajak mengobrol panjang lebar. Pelaku kemudian duduk di dekat Saonah dan mulai bersikap lebih akrab. Ia bahkan memijat pundak perempuan lanjut usia itu, dengan alasan ingin membantu agar lebih rileks.

Di sela-sela aksi memijat, pelaku kemudian meminta Saonah melepas perhiasan yang ia kenakan—sepasang anting dan cincin emas—dengan dalih agar pijatan bisa lebih nyaman.

“Saya sempat menolak,” ujar Saonah. Namun karena merasa tak enak hati dan menilai pria itu tidak menunjukkan gelagat mencurigakan, ia akhirnya menuruti permintaan tersebut dan meletakkan perhiasannya di atas meja.

PMI Asal Banyuwangi Meninggal di Kamboja, Jenazah Belum Diketahui Keberadaannya

Setelah berpamitan dan membayar kopi yang ia pesan, pelaku pun pergi. Saonah baru menyadari bahwa perhiasannya telah raib setelah beberapa saat pelaku meninggalkan warung.

Emas yang hilang diperkirakan senilai enam juta rupiah. Menurut Saonah, itu adalah hasil menabung selama bertahun-tahun dari usahanya menjual kopi dan makanan kecil. Ia pun segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Genteng.

Pemkab Banyuwangi Bangun 700 KM Jalan dan 23 Jembatan di 2025, Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas di Tengah Efisiensi

Menanggapi laporan itu, Kanit Reskrim Polsek Genteng, Iptu Sujarwadi, membenarkan adanya kasus pencurian yang menimpa warga lansia tersebut.

“Kami menerima laporan pada Senin (14/4/2025) dan langsung mendatangi TKP,” ujarnya.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi yang memperlihatkan pelaku saat melintas. Saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi pelaku dan mengungkap modus operandi yang digunakan.

Artikel Terkait