Bersama Dua Kapal Perang, 190 Taruna Angkatan Laut Latihan Jalasesya di Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Senin, 20 November 2023, 17:50 WIB
IMG-20231120-WA0020

BanyuwangiNet.com – Dua kapal perang TNI Angkatan Laut KRI Dewaruci-841 dan KRI Makassar-590, membawa 190 Taruna dan Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) bersandar di Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi, Senin (20/11). Mereka berkunjung ke Banyuwangi untuk melaksanakan latihan Jalasesya 2023.

KRI Dewaruci merupakan kapal legendaris yang telah menjalani perjalanan keliling dunia. Sementara KRI Makassar (590) merupakan kapal LPD (Landing Platform Dock), yang mempunyai fungsi utama dalam Operasi Amfibi untuk mengangkut Pasukan beserta seluruh perlengkapan dan kendaraannya seperti tank dan helikopter.

Selama sandar di Banyuwangi, dua KRI yakni Dewaruci dan Makassar (509) dibuka untuk umum atau boleh dikunjungi oleh masyarakat.

Banyuwangi dipilih sebagai tempat latihan Jalasesya karena posisinya yang strategis untuk latihan para kadet. Banyuwangi memiliki wilayah perairan yang luas dan beragam, serta berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Selain itu, Banyuwangi juga memiliki potensi besar dalam bidang maritim, baik dari segi ekonomi, sosial, budaya, maupun keamanan.

Pertumbuhan Ekonomi Banyuwangi Tinggi, PLN Tambah Pasokan Listrik ke Banyuwangi hingga 500 KV

Perwira pelaksana latihan (Palaklat) Mayor Laut (P) Rendra Hariwibowo selaku pemimpin rombongan, taruna yang datang merupakan tingkat dua angkatan 71. Para taruna berada di Banyuwangi selama tiga hari, mulai Senin (20/11) hingga Rabu (22/11).

“Ini merupakan program pendidikan praktek taruna. Ini baru pertama kali digelar di Banyuwangi. Salah satu alasan kami memilih Banyuwangi, untuk memberi pengalaman baru kepada para taruna agar lebih mengenal daerah-daerah pariwisata yang indah seperti di Banyuwangi,” terang Mayor Rendra.

Selain latihan di laut Banyuwangi, mereka akan melakukan sejumlah agenda. Di antaranya mengunjungi sejumlah sekolah untuk sosialisasi AAL kepada para pelajar di Banyuwangi. Mereka juga akan melaksanakan karya bakti di Kampung Jopuro di Kecamatan Glagah. “Kami akan melakukan bakti sosial dan melakukan kerja bakti bersama masyarakat setempat,” sambung Mayor Rendara.

Ratusan Pembalap se-Jawa, Bali, dan NTT Meriahkan Banyuwangi Drag Bike 2023

Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Indra Nusha Raspati, menjelaskan latihan dan praktek Jalasesya merupakan bagian dari kurikulum pendidikan di AAL. Latihan ini bertujuan untuk mengenalkan dan menanamkan jiwa bahari dan kejuangan kepada Taruna dan Taruni AAL.

“Latihan dan praktek Jalasesya adalah salah satu tahapan penting dalam proses pembentukan karakter dan kompetensi taruna sebagai calon perwira TNI AL. Dalam latihan ini, mereka tidak hanya belajar tentang navigasi, operasi, dan taktik laut, tetapi juga tentang budaya, geografi, dan sosial masyarakat di berbagai daerah yang dikunjungi. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga dan bermanfaat bagi mereka,” jelas Indra.

Lengkapi Wisata Heritage Kawasan Kota, Revitalisasi Pasar Banyuwangi Bakal Adopsi Arsitektur “Osing”

Taruna dan Taruni AAL yang mengikuti latihan dan praktek Jalasesya 2023 berasal dari berbagai korps, seperti Korps Pelaut, Korps Marinir, Korps Teknik, Korps Elektronika, Korps Suplai, dan Korps Kesatuan.

Sebelum melakukan latihan para taruna bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Kantor Pemkab Banyuwangi. Ipuk berharap latihan ini dapat memberi pengalaman dan pengetahuan baru bagi para calon perwira TNI AL itu.

“Selamat datang di Banyuwangi. Kami sangat senang Banyuwangi dijadikan lokasi pelatihan Jalasesya. Kami berharap para taruna dapat menikmati keindahan dan keramahan Banyuwangi, serta belajar banyak hal di wilayah perairan kami,” ujar Ipuk.

Artikel Terkait