Banyuwangi Festival 2023 Bulan Agustus, Banyak Event Pengungkit Ekonomi Masyarakat

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 15 Agustus 2023, 12:50 WIB
IMG-20230801-WA0086-1

BanyuwangiNet.com – Banyuwangi Festival 2023 Bulan Agustus terdapat banyak event menarik yang menjadi pengungkit ekonomi masyarakat.

Berbagai event menarik disiapkan Pemkab Banywangi yang bisa dimanfaatkan masyarakat dan pelaku usaha mikro menjadi momen meningkatkan ekonomi mereka.

Selama event berlangsung, Pemkab Banyuwangi mempersilahkan masyarakat dan pelaku usaha mikro untuk membuka lapak usaha mereka di kawasan sekitar event.

Berikut rangkaian Banyuwang Festival 2023 Bulan Agustus:

 
1 Agustus Festival Sewu Iywak (Gemar Ikan)
5 Agustus PHRI Banyuwangi Night Run
13 Agustus Festival Pesta Kopi Rakyat
14 Agustus Merdeka Fest
24 Agustus Gintangan Bamboo Festival
24-26 Agustus Banyuwangi Music Festival

Festival Sewu Iwak (Gemarikan)

Banyuwangi Festival 2023 Bulan Agustus diawali dengan Festival Sewu Iwak digelar untuk mendorong kebiasaan makan ikan bagi warga di Banyuwangi. Sebagai salah satu sumber protein dan gizi, makan ikan merupakan kebiasaan sehat yang mampu meningkatkan sumber daya manusia dan mencegah stunting. Festival ini telah digelar 31 Juli hingga 1 Agustus.

Dalam festival ini, masyarakat bisa mendapatkan ikan-ikan segar hasil tangkap para nelayan banyuwangi. Acara ini dibarengkan dengan gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan).

Pemkab Banyuwangi Berdayakan Istri Nelayan

Festival Sewu Iwak turut menggeliatkan sektor perikanan daerah. Sektor ini menjadi salah satu tulang punggung ekonomi daerah, selain sektor pariwisata. Tak mengherankan karena Banyuwangi memiliki deretan pantai yang membentang dari selatan hingga timur Pulau Jawa.

Pemkab Banyuwangi turut mengajak warga untuk berbudidaya ikan secara mandiri di rumah-rumah. Untuk itu, warga diajari cara berbudidaya berbagai jenis ikan dalam festival ini.

Tak berhenti di sana, keterampilan dalam mengolah produk jenis ikan juga diajarkan. Warga bisa belajar membuat aneka produk UMKM dari satu jenis ikan.

Terakhir, festival ini diharapkan akan menaikkan tingkat konsumsi ikan di Banyuwangi hingga 50 persen.

Festival Pesta Kopi Rakyat

Banyuwangi adalah potongan surga bagi para pencinta kopi. Bumi Blambangan memiliki salah satu kopi terbaik di dunia, yakni Arabika Jawa yang tumbuh subur di lereng Gunung Ijen bagian timur.

Keistimewaan itu yang ingin disuguhkan dalam Festival Kopi tahun ini. Selain memiliki biji kopi terbaik, Banyuwangi juga memiliki jenis-jenis kopi bercitarasa khas. Sebut saja di antaranya Kopai Osing, Kopi Jukung, Kopi Jarang Goyang, Kopi Lego, dan Kopi Lanang Deles.

Keistimewaan kopi-kopi itu bisa dinikmati dalam Festival Kopi yang digelar 13 Agustus 2023.

Jadi Pengungkit Ekonomi, Meriahnya Pawai Lampion Banyuwangi Jadi Berkah Ratusan Pelaku Usaha Mikro

Dalam festival itu, dikenalkan pula daerah-daerah penghasil kopi terbaik di Banyuwangi. Setidaknya, ada empat kecamatan yang warganya bekerja sebagai petani kopi. Keempatnya berada di wilayah lereng Ijen dan Raung.

Kecamatan-kecamatan itu, yakni Kalibaru, Licin, Songgon, dan Kalipuro. Selain arabika, kopi yang dihasilkan juga berupa robusta.

Minum kopi yang menjadi budaya warga seantero jagad membuat festival ini akan berlangsung secara meriah. Bukan hanya warga Banyuwangi saja, festival kopi pada tahun-tahun sebelumnya juga didatangi wisatawan dari berbagai negara.

Gintangan Bamboo Fest

Gintangan Bamboo Fest menampilkan atraksi peragaan busana dan kostum berbahan dasar bambu. Festival ini digelar di Desa Gintingan, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi pada 24 Agustus 2023.

Busana dan kostum unik itu diperagakan ratusan warga mulai anak-anak hingga dewasa. Di tangan warga Desa Gintingan, bambu disulap menjadi model fesyen yang unik dan menarik perhatian mata.

Festival ini adalah hasil urun rembuk warga desa untuk memberi tontonan menarik bagi warganya. Tak disangka, pertunjukan itu turut menarik perhatian masyarakat desa lain hingga warga luar kota.

Banyuwangi Raih Insentif dari Kemenkeu Rp 12,29 Miliar, Digunakan untuk Peningkatan Ekonomi Rakyat

Dalam event ini, parade menjadi simbol gotong-royong antarwarga. Seluruh masyarakat desa dari berbagai lapisan ikut ambil bagian dalam menyukseskannya.

Untuk membuat satu kostum, dibutuhkan dana antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Warga desa iruan secara swadaya untuk merancang busana tersebut.

Bahan dasar bambu dipilih karena Desa Gintingan adalah sentra kerajinan berbahan bambu. Produk-produk kerajinan itu sudah merambah berbagai negara, seperti Jerman dan Maldives.

Banyuwangi Musik Festival

Banyuwangi Festival 2023 bulan Agustus juga menyajikan Banyuwangi Musik Festival merupakan wadah bagi para musisi lokal Banyuwangi untuk berkreasi. Musisi-musisi berbakat diharapkan dapat terjaring saat tampil di festival yang akan digelar pada 24-26 Agustus 2023 itu.

Festival ini juga menjadi jembatan bagi para musisi untuk menuju panggung yang lebih menghasilkan. Dari penampilannya di panggung festival, mereka bisa mengisi acara-acara kegiatan hotel, kafe, dan restoran.

Pemkab Banyuwangi berharap, musisi-musisi Banyuwangi nantinya bisa tampil ke dunia luar dengan karya-karya yang berkualitas. Sehingga, mereka bisa turut membanggakan Kabupaten Banyuwangi di gelanggang musik Tanah Air.

Banyuwangi Musik Festival diikuti oleh puluhan band dan penyanyi yang mayoritas adalah generasi milenial. Panggung dalam festival ini memang ditujukan utamanya untuk para generasi muda. Dengan demikian, mereka bisa mengekspresikan diri dengan cara positif.

Selain itu, festival ini juga merupakan cara Pemkab Banyuwangi mengajak para milenial berperan menyemarakkan kepariwisataan di Banyuwangi. Salah satu peran itu bisa hadir lewat nada-nada musik.

Artikel Terkait