Elpiji 3 Kg Langka di Banyuwangi, Warga Mengeluh Kesulitan Dapatkan Gas
BanyuwangiNet.com – Warga di sejumlah wilayah Kota Banyuwangi kesulitan mendapatkan elpiji 3 kilogram (kg) dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah pangkalan dan subpangkalan dilaporkan kehabisan stok gas bersubsidi tersebut.
Kelangkaan elpiji 3 kg mulai dirasakan warga sejak Sabtu (29/8/2026). Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat harus berkeliling mencari pangkalan maupun toko yang masih memiliki stok.
Sofia, warga Kelurahan Sobo, Banyuwangi, mengaku telah mendatangi sejumlah pangkalan dan subpangkalan. Namun, gas yang dibutuhkan untuk keperluan rumah tangga tersebut tidak kunjung ditemukan.
“Saya keliling ke sekitar beberapa pangkalan dan subpangkalan, tapi tidak ada stoknya semua,” kata Sofia, Senin (31/8/2026).
Plt. Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi, Heni Sugiharti, menjelaskan, kelangkaan elpiji 3 kg bukan disebabkan tidak adanya pasokan. Gangguan terjadi karena kendala teknis dalam proses pengisian tangki dan pendistribusian dari tangki menuju Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Banyuwangi.
Gangguan tersebut kemudian berdampak pada distribusi elpiji ke sejumlah SPBE sehingga pasokan ke pangkalan dan subpangkalan ikut terganggu.
“Hari ini informasi dari Pertamina ada delapan tangki yang didatangkan dari Gresik dengan kapasitas per tangki 15 ribu kg untuk pengisian 3.920 tabung LPG 3 kg,” jelas Heni.
Pasokan dari delapan tangki tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi kekosongan stok. Namun, jumlah tersebut belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan elpiji 3 kg masyarakat Banyuwangi.
Mendag Lepas Ekspor Koral Banyuwangi ke AS, Pemerintah Siap Buka Pasar UMKM Lebih Luas
Pemkab Banyuwangi masih berupaya melakukan koordinasi agar pasokan elpiji segera kembali normal dan kuota yang dibutuhkan masyarakat dapat terpenuhi.
Heni mengatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat penyelesaian kendala teknis yang menghambat distribusi.
CFD Banyuwangi semarak dengan Shrimp Fiesta, dan beragam lomba Agustusan
Menurutnya, kondisi yang terjadi saat ini lebih berkaitan dengan terganggunya distribusi, bukan karena ketiadaan barang.
“Semoga kendala teknis yang di Banyuwangi ini segera bisa diselesaikan oleh Pertamina sehingga kita tidak langka. Jadi barangnya ada, tapi karena ada kendala teknis maka agak terganggu untuk pasokan elpijinya,” tegasnya.