Polsek Srono Evakuasi ODGJ dari Gubuk Sawah Usai Terima Laporan Via DM Instagram
BanyuwangiNet.com – Personel Polsek Srono mengevakuasi seorang pria yang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang ditemukan dalam kondisi sakit di sebuah gubuk persawahan di Desa Sumbersari, Kecamatan Srono, Banyuwangi. Evakuai dilakukan setelah polisi menerima laporan warga melalui pesan langsung (direct message/DM) di akun Instagram resmi Polsek Srono.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, malam (18/4/2026). Pada laporan yang diteriman, warga menyampaikan keprihatinan karena orang tersebut sudah berada di lokasi sejak Kamis malam tanpa mendapatkan bantuan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Srono AKP Sutarkam, langsung menginstruksikan regu piket SPKT untuk melakukan evakuasi. Tim kemudian berkoordinasi dengan Satpol PP dan perangkat desa setempat.
Sekitar pukul 20.00 WIB, tim gabungan tiba di Dusun Pekiringan, RW 004, Desa Sumbersari, dan menemukan pria tersebut dalam kondisi lemah serta membutuhkan penanganan medis.
“Di lokasi, kami dapati orang tersebut memang sedang sakit dan membutuhkan pertolongan medis segera. Maka langkah pertama kami adalah mengamankan dan langsung membawanya ke RSUD Genteng agar mendapatkan perawatan yang layak,” jelas Sutarkam.
Program Tarif Khusus, KA Ijen Ekspres Relasi Banyuwangi-Malang Jadi Favorit
Pria itu kemudian dievakuasi ke RSUD Genteng untuk mendapatkan perawatan intensif. Penanganan lanjutan akan dilakukan oleh Dinas Sosial, termasuk penelusuran keluarga dan rencana perawatan jangka panjang.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, mengapresiasi langkah cepat anggotanya merespon informasi dari masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran media sosial sebagai sarana komunikasi efektif antara masyarakat dan kepolisian.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang proaktif melapor melalui kanal digital kami. Penanganan ODGJ di Srono ini adalah bukti bahwa setiap aduan, sekecil apapun, akan kami tindak lanjuti secara serius,” katanya.
Polresta Banyuwangi Selesaikan Kasus Penganiayaan lewat Restorative Justice
Kapolresta menambahkan, Polri tidak hanya melakukan penegakan hukum, tapi juga soal kemanusiaan. Kehadiran anggota di gubuk sawah malam-malam tersebut adalah wujud nyata Polri yang presisi, hadir, peduli, dan responsif.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial agar setelah pulih, warga tersebut mendapatkan penanganan lanjutan yang tepat,” tegasnya.