Marak Pencurian Meteran PUDAM Banyuwangi, Aksi Pelaku Terekam CCTV

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 17 April 2026, 17:00 WIB
WhatsApp Image 2026-04-17 at 16.38.35
Tangkapan layar saat pelaku pencurian meteran PUDAM Banyuwangi beraksi.

BanyuwangiNet.com – Sebanyak 136 meteran pelanggan PUDAM Banyuwangi raib dicuri. Pelaku menyasar kawasan perumahan dan ruko yang tidak memiliki petugas keamanan. Aksi pencurian meteran pelanggan ini tersebar di beberapa kecamatan. Mulai kota Banyuwangi, Kabat, hingga wilayah Kecamatan Genteng.

Kepala Bagian Pelayanan Pelanggan PUDAM Banyuwangi Ida Hadiyanti, menyatakan, aksi pencurian meteran pelanggan PUDAM Banyuwangi ini terjadi sejak awal April 2026. Awalnya aksi pencurian tersebut terjadi di wilayah Banyuwangi, kemudian bergeser ke wilayah Rogojampi hingga Genteng.

“Di Banyuwangi 79 pelanggan, Rogojampi 24 pelangan, Genteng 33 pelanggan,” jelasnya, Jumat, (17/4/2026).

Dia menyebut, aksi pencurian meteran pelanggan kali ini tergolong sangat masiv. Menurutnya, bertahun-tahun lalu, pernah terjadi aksi pencurian meteran pelanggan. Namun hanya satu sampai dua kejadian. Setelah itu tidak ada lagi.

“Kalau yang ini sangat masif,” tegasnya.

OJK Jember Fasilitasi Pembiayaan Rp117 M untuk 5.635 Nelayan Banyuwangi, Cegah Terjerat Rentenir

Aksi pencurian ini, dilakukan dengan sangat rapi. Setelah berhasil mengambil meteran milik pelanggan, pelaku langsung menutup pipa jaringan air. Sehingga tidak ada air mengalir dari pipa setelah meteran diambil.

“Kalau melihat caranya beraksi pelaku sudah ahli. Karena dari bekas pencuriannya rapi,” terang Diretktur Teknik PUDAM Banyuwangi, Waris Paksono.

Dia menyebut, berdasarkan data yang dihimpun, sasaran pelaku umumnya kawasan perumahan yang sedang tidak ada penghuninya atau ruko yang saat malam hari tidak ada yang menjaga. Selain itu, ada juga laporan meteran pelanggan yang berada di area pemakaman umum di wilayah kota Banyuwangi. Pelaku beraksi antara sore hingga malam hari.

Waris, panggilannya, menyebut, PUDAM Banyuwangi sudah mengantongi beberapa rekaman CCTV saat pelaku beraksi. Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, di beberapa lokasi ciri-ciri pelaku dan motor yang digunakan memiliki kemiripan.

“Baik yang di Banyuwangi maupun yang di Genteng orang dan sepeda motornya mirip,” terangnya.

Direktur Utama PUDAM Banyuwangi, Abd. Rahman, meminta pelanggan yang kehilangan meteran untuk melapor ke Polisi. Dia menegaskan, PUDAM Banyuwangi siap melakukan pendampingan.

“Kami sudah menawari pelanggan yang kehilangan untuk kita berikan dampingan,” tegasnya.

Run For Rivers di Banyuwangi Dorong Pengurangan Sampah Sungai

Dia menyebut sudah ada pelanggan yang melaporkan kejadian ini ke pihak Kepolisian. Beberapa diantaranya di wilayah Genteng. Kasus itu dilaporkan ke Polsek setempat dengan pendampingan dari pihak PUDAM.

Dia menyebut, seluruh pelanggan yang mengadu kehilangan meteran sudah dilakukan penggantian meteran baru. Karena air minum ini merupakan kebutuhan pokok yang tidak bisa ditunda.

“Sudah kita ganti semua sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Artikel Terkait