Kesaksian ABK Selamat Kapal Ikan Terbakar di Samudera Hindia: Ledakan dari Mesin

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 11 Oktober 2025, 14:44 WIB
KORBAN SELAMAT - Salah satu ABK selamat, Doni Setiawan saat ditemui di RSUD Blambangan. Sebuah kapal ikan bernama KM Anugerah Indah 18 terbakar di Perairan Samudera Hindia pada Rabu (8/10/2025) siang.
KORBAN SELAMAT - Salah satu ABK selamat, Doni Setiawan saat ditemui di RSUD Blambangan. Sebuah kapal ikan bernama KM Anugerah Indah 18 terbakar di Perairan Samudera Hindia pada Rabu (8/10/2025) siang.

BanyuwangiNet.com – Kebakaran kapal ikan KM Anugerah Indah 18 di Perairan Samudera Hindia pada Rabu (8/10/2025) siang berujung tragis. Peristiwa ini menewaskan satu anak buah kapal (ABK), sementara sejumlah lainnya luka-luka. Para korban berhasil dievakuasi ke Banyuwangi pada Sabtu (11/10/2025).

Salah satu ABK yang selamat, Doni Setiawan, menceritakan detik-detik terjadinya kebakaran yang bermula dari bagian mesin kapal.

“Sekitar pukul 11.00 siang, kapal sedang diam dan semua kru sedang beristirahat. Tiba-tiba muncul asap dan percikan api dari ruang mesin di bagian bawah kapal,” ujar Doni saat ditemui di RSUD Blambangan, Banyuwangi.

Melihat asap yang makin tebal, seluruh 26 kru langsung bergerak cepat menuju ruang mesin. Mereka berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Kami langsung melakukan penyiraman ke area yang muncul percikan api. Saat itu, kondisinya penuh asap dan tercium bau tidak sedap, kemungkinan dari kebocoran saluran tabung freon di dekat ruang mesin,” tambahnya.

Kapal Ikan KM Anugerah Indah 18 Terbakar di Samudera Hindia, 1 ABK Tewas dan 7 Luka Bakar

Setelah sekitar 30 menit berjuang, api sempat mereda. Tim teknis kapal kemudian memeriksa kondisi di dalam ruang mesin. Namun, sesaat setelah lima ABK masuk untuk memastikan situasi aman, terjadi ledakan keras.

“Ledakan besar itu mengenai delapan orang, termasuk beberapa yang berada di dekat pintu ruang mesin,” kata Doni, warga Banyumas, Jawa Tengah.

Sebagian besar ABK KM Anugerah Indah 18 berasal dari Jawa Tengah, dan korban luka berat didominasi oleh warga Kabupaten Batang.

Setelah ledakan, awak kapal segera meminta bantuan dari kapal lain yang berlayar di sekitar lokasi. Kapal KM Victory Makmur yang kebetulan berada tak jauh dari titik kejadian segera merespons.

Menko Pangan RI Panen Brokoli dan Tinjau Program Ketahanan Pangan PNM di Kopeng

“Seluruh kru dievakuasi ke KM Victory Makmur. Sebelum meninggalkan kapal, mereka sempat mencoba memadamkan api, tapi gagal karena kobaran api semakin besar hingga membakar seluruh badan kapal,” ungkap Doni.

Kapal penyelamat kemudian membawa seluruh korban menuju Pelabuhan Muncar, Banyuwangi. Dari sana, korban luka-luka dilarikan ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan perawatan medis.

“Satu korban meninggal dunia akibat ledakan, sedangkan lainnya mengalami luka bakar serius,” tambah Doni.

Kasatpolairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kapal terbakar di koordinat 11° Lintang Selatan dan 118° Bujur Timur, tepat di wilayah Samudera Hindia, selatan Pulau Sumbawa.

Gandrung Sewu Banyuwangi 2025 Siap Digelar 25 Oktober, Hadirkan Ribuan Penari di Pantai Marina Boom

“KM Anugerah Indah 18 membawa 25 ABK. Seluruh korban telah dievakuasi dengan bantuan KM Victory Makmur dan dibawa ke Pelabuhan Muncar,” kata Wahyudi.

Pantauan di RSUD Blambangan menunjukkan, korban meninggal sudah dibawa ke ruang jenazah, sementara korban luka-luka masih dirawat intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Beberapa di antaranya mengalami luka bakar parah akibat ledakan di ruang mesin kapal.

Artikel Terkait