Menjelajah Laut Banyuwangi dengan Kapal Listrik Mewah, Tarif Mulai Rp 79 Ribu

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Senin, 9 Juni 2025, 15:08 WIB
KAPAL LISTRIK - Wisata kapal listrik yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Dengan membayar Rp 79 ribu, wisatawan dapat berwisata keliling perairan Selat Bali selama sejam.
KAPAL LISTRIK - Wisata kapal listrik yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Dengan membayar Rp 79 ribu, wisatawan dapat berwisata keliling perairan Selat Bali selama sejam.

BanyuwangiNet.com – Menikmati pesona laut Banyuwangi kini bisa dilakukan dengan cara berbeda. Bukan sekadar duduk santai di bibir pantai, wisatawan kini dapat berkeliling perairan dengan kapal listrik berkonsep mewah, hanya dengan tarif mulai dari Rp 79 ribu per orang.

Kapal wisata ramah lingkungan ini beroperasi di Pantai Marina Boom Banyuwangi. Kapal yang merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut dikelola oleh kelompok masyarakat setempat, menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam mendorong geliat pariwisata lokal.

Ulum, Bocah 12 Tahun dari Banyuwangi Piawai Bikin Kostum Jaranan dan Barong

“Ini adalah contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Terima kasih Pemprov Jatim yang terus mendukung, serta masyarakat Banyuwangi yang juga terus mencari terobosan untuk tak henti menggeliatkan pariwisata Banyuwangi,” ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Minggu (8/6/2025).

Kapal listrik ini mampu menampung hingga 15 penumpang, dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang kenyamanan. Di dalamnya terdapat area duduk dengan sofa empuk, kamar tidur kecil, kamar mandi, televisi, kulkas, hingga mini bar—menjadikan pengalaman berlayar terasa seperti berada di kabin kapal pesiar mini.

Dalam satu perjalanan berdurasi sekitar satu jam, wisatawan diajak menyusuri perairan sekitar Pantai Boom. Dari atas kapal, penumpang bisa menikmati panorama laut biru yang membentang luas, hamparan garis pantai, serta lanskap hijau dari daratan Banyuwangi dan bahkan Bali di kejauhan.

Spesial Idul Adha 2025, “Banyuwangi Berbagi” Salurkan Daging untuk Warga Miskin

“Tarif reguler kami Rp 79 ribu per orang. Jika ingin lebih privat, kapal juga bisa disewa secara penuh dengan tarif Rp 1,299 juta,” jelas Himan Syah Anwar, pengelola wisata kapal listrik.

Untuk masa promosi pada 21 Mei hingga 8 Juni lalu, pengelola sempat menawarkan tarif spesial: Rp 50 ribu per orang dan Rp 750 ribu untuk penyewaan privat.

Meski tergolong baru, minat wisatawan terhadap pengalaman berlayar dengan kapal listrik cukup tinggi. Menurut Himan, kapal ini rata-rata melakukan dua trip setiap hari di hari biasa. Jumlahnya bisa meningkat menjadi empat trip saat akhir pekan atau hari libur.

Tradisi Unik Idul Adha di Banyuwangi, Sapi Kurban Dihias dan Dimuliakan Sebelum Disembelih

“Trip kami terbagi dua sesi, pagi dan sore. Pagi dimulai pukul 09.00 WIB, sedangkan sore mulai pukul 16.00 WIB,” tambah Himan.

Sesuai namanya, kapal ini digerakkan sepenuhnya oleh tenaga listrik. Selain diisi ulang melalui jaringan listrik dari PLN, kapal ini juga dilengkapi dengan panel surya yang mampu menyumbang sekitar 10 persen kebutuhan energinya.

“Panel surya memberi kontribusi kecil namun penting. Sisanya disuplai oleh baterai yang kami isi ulang secara berkala,” jelas Himan.

Artikel Terkait