Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Kardus Mi Instan Dibuang di Teras Rumah Warga Banyuwangi
BanyuwangiNet.com – Seorang bayi laki-laki ditemukan dalam kondisi terlantar di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (14/1/2026) malam. Bayi tersebut ditinggalkan di dalam kardus mi instan dan diletakkan di teras rumah warga di Desa Olehsari, Kecamatan Glagah.
Kapolsek Glagah, AKP Edy Jaka Supaat, menjelaskan bayi itu ditemukan di teras rumah milik Sutikno (70). Keberadaan bayi pertama kali diketahui oleh anak pemilik rumah, Ferdy Tri (18), sekitar pukul 22.00 WIB.
“Awalnya, anak pemilik rumah baru pulang dan mendapati sebuah kardus di lantai teras rumah. Ia masuk rumah tanpa mengecek isi kardus tersebut,” ujar Jaka, Kamis (15/1/2026).
Libur Nataru, Banyuwangi Jadi Destinasi Favorit Penumpang Kereta Api
Tak lama kemudian, Ferdy kembali ke teras untuk mengerjakan tugas sekolah. Saat sedang duduk santai, ia dikejutkan oleh suara tangisan bayi yang terdengar dari sekitar teras rumah.
Merasa curiga, Ferdy mencari sumber suara tersebut. Ia kemudian menyadari bahwa tangisan berasal dari kardus mi instan yang sebelumnya sempat ia lihat di teras.
“Mengetahui bahwa ada bayi di dalam kardus, saksi Ferdy langsung memberitahu orang tuanya. Orang tua saksi kemudian melaporkan penemuan bayi tersebut ke Polsek Glagah,” tambah Jaka.
Mendapat laporan, petugas kepolisian bersama bidan dari klinik terdekat segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengevakuasi bayi.
Kisah PPPK Abdurrahman Lari 52 Km Tunaikan Nazar, Ipuk: Cermin Dedikasi ASN
Bayi tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia lebih dari satu bulan. Di dalam kardus, pelaku juga menyertakan sejumlah perlengkapan bayi, seperti pakaian, bantal, susu formula, popok, bedak, dan dot.
“Termasuk juga ditemukan secarik surat,” ungkap Kapolsek, tanpa merinci isi surat tersebut.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi bayi dalam keadaan sehat. Selanjutnya, bayi dibawa ke klinik untuk pemeriksaan lanjutan sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Blambangan guna mendapatkan penanganan medis lebih menyeluruh.
“Kami telah berkoordinasi dengan Unit Reskrim dan Inafis Polresta Banyuwangi untuk menyelidiki kasus ini dan mencari orang tua yang telah membuang bayi tersebut,” tegas Jaka.
Hingga kini, polisi masih mendalami kasus penelantaran bayi tersebut dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak di sekitar lokasi kejadian.