Banyuwangi Tingkatkan Kompetensi Anak Muda, Dorong Kesejahteraan Warga

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Minggu, 3 November 2024, 06:38 WIB
IMG-20241101-WA0052

BanyuwangiNet.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan akses pelatihan kepada generasi muda melalui kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi. Ribuan anak muda telah mengikuti berbagai pelatihan yang diadakan BPVP untuk meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Sejak berdiri pada tahun 2019 di Kecamatan Muncar, BPVP Banyuwangi telah menyelenggarakan ratusan pelatihan dengan tujuh bidang kejuruan unggulan, termasuk Pariwisata, Teknologi Pengolahan Pertanian, Fashion Technology, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Teknik Otomotif, Pertanian, dan Teknik Las. Keberadaan BPVP Banyuwangi, yang didukung penuh oleh Kementerian Tenaga Kerja, memastikan pelatihan ini bisa diakses tanpa biaya, yang menjadi peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan kemampuan tanpa terbebani secara finansial.

Gelar Ujian SKD CPNS 2024 secara Mandiri, Mudahkan Akses dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan untuk Masyarakat

Plt. Bupati Banyuwangi Sugirah menegaskan bahwa kerja sama antara Pemkab dan BPVP merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal. Dengan pelatihan yang dibiayai pemerintah pusat, Pemkab berharap dapat menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi.

“Kami sangat bersyukur atas pendirian BPVP di Banyuwangi. Dengan begitu, anak-anak muda bisa mengikuti pelatihan kompetensi yang sangat dibutuhkan di pasar kerja saat ini,” kata Sugirah. Pada 1 November 2024, Sugirah telah menandatangani perpanjangan kerja sama dengan Kepala BPVP Banyuwangi, Arsad, sebagai bentuk komitmen Pemkab untuk terus mengembangkan program pelatihan vokasi di daerah.

Komitmen Banyuwangi Angkat Kearifan Lokal Arsitektur

BPVP juga telah meluncurkan program untuk melatih santri dan pemuda dalam berbagai keterampilan. “Selain memiliki bekal agama, para santri kini dapat memperkuat kompetensi kerja mereka agar siap terjun ke dunia kerja maupun membuka usaha sendiri,” jelas Arsad, Kepala BPVP Banyuwangi. Menurutnya, dukungan pemerintah dalam program ini adalah upaya nyata untuk memberdayakan masyarakat, yang pada akhirnya bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan.

Dengan peluang pelatihan gratis, Pemkab Banyuwangi berharap semakin banyak anak muda yang terdorong untuk meningkatkan kemampuan kerja. Hal ini tidak hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga diharapkan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Artikel Terkait