Komitmen Banyuwangi Angkat Kearifan Lokal Arsitektur

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Rabu, 30 Oktober 2024, 08:28 WIB
IMG-20241030-WA0044
Komitmen Banyuwangi Angkat Kearifan Lokal Arsitektur

BanyuwangiNet.com – Banyuwangi semakin menarik perhatian sebagai daerah yang konsisten dalam mengangkat arsitektur lokal pada bangunan-bangunan publiknya. Komitmen ini mendapat apresiasi dari Forum Ketua Jurusan (Kajur) Teknik Sipil Politeknik se-Indonesia, yang datang langsung untuk mempelajari implementasi arsitektur lokal di Kabupaten Banyuwangi.

Dipimpin oleh Dr. Ing. Luthfi Muhammad Mauludin, Ketua Forum Kajur Teknik Sipil Politeknik Indonesia, rombongan yang terdiri dari 30 anggota forum mengunjungi Pendopo Sabha Swagata, salah satu ikon arsitektur lokal Banyuwangi yang terkenal dengan keasriannya, Rabu (30/10/2024).

“Kami ingin memahami lebih jauh bagaimana Banyuwangi berhasil memadukan elemen teknik sipil dengan kearifan lokal dalam desain bangunannya. Menariknya lagi, kebijakan ini diaplikasikan secara konsisten dalam berbagai bangunan,” ujar Luthfi.

2.074 Peserta CPNS Banyuwangi Ikuti Ujian untuk 89 Formasi

Selama berada di Pendopo, rombongan mendapat penjelasan tentang bangunan utama yang telah berusia hampir 250 tahun dan pernah direnovasi tanpa mengubah pondasi aslinya, melibatkan arsitek nasional Adi Purnomo. Mereka mengagumi bukit hijau di belakang pendopo, serta guest house yang sering menjadi tempat singgah tamu kehormatan, termasuk Duta Besar AS dan sejumlah menteri.

Selain itu, rombongan turut mengunjungi replika rumah adat Suku Osing dan sumur Sritanjung yang memiliki nilai sejarah dan legenda Banyuwangi. “Arsitektur di sini terasa menyatu dengan alam; sirkulasi udara dan pencahayaan alami sangat baik karena menggunakan material alam,” tambah Luthfi.

Para anggota forum juga mendapat penjelasan tentang kebijakan pemerintah setempat yang mensyaratkan bangunan publik, baik milik pemerintah maupun swasta, untuk mengadopsi unsur-unsur arsitektur lokal.

Didukung Kemenpar, Banyuwangi Siapkan Rute Penerbangan Langsung dari Tiongkok

Salah satu contoh paling menonjol adalah Bandara Banyuwangi yang dirancang oleh arsitek Andra Matin, dengan arsitektur lokal yang berhasil memperoleh penghargaan Aga Khan Award.

“Kami telah mengunjungi berbagai daerah, namun Banyuwangi menawarkan komitmen unik terhadap arsitektur lokal, membuatnya menjadi inspirasi bagi pengembangan arsitektur berbasis kearifan lokal di daerah lain,” pungkas Luthfi.

Kunjungan ini adalah bagian dari kegiatan yang berlangsung sejak Senin (28/10/2024) hingga Selasa (29/10/2024) di Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi), dengan tujuan memperkaya pemahaman para akademisi teknik sipil terhadap kearifan lokal dalam dunia arsitektur.

Artikel Terkait