Gelar Ujian SKD CPNS 2024 secara Mandiri, Mudahkan Akses dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan untuk Masyarakat
BanyuwangiNet.com – Pemkab Banyuwangi menggelar ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2024 secara mandiri. Ini mendapat apresiasi dari Kantor Regional II BKN Surabaya.
Kantor Regional II BKN Surabaya, Darmuji, menyatakan Banyuwangi adalah satu-satunya daerah di Jawa Timur yang melaksanakan ujian CPNS dengan anggaran mandiri.
Menurut Darmuji langkah ini bukan hanya efisien secara biaya, tetapi juga memperlihatkan komitmen daerah dalam meningkatkan akses bagi masyarakat Banyuwangi.
“Apa yang dilakukan Banyuwangi ini membantu BKN dalam menghadirkan pelayanan yang lebih mudah dan dekat bagi masyarakat di daerah,” ujarnya, Kamis (31/10/2024), di Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Banyuwangi.
Penyelenggaraan ujian CPNS yang berlangsung sejak Rabu (30/10/2024) hingga Senin mendatang (4/11/2024) ini berlangsung lancar dan sesuai spesifikasi yang dibutuhkan, termasuk fasilitas komputer dan jaringan yang andal.
Infrastruktur Lokal untuk Peningkatan Kualitas SDM Daerah
Pj Sekda Banyuwangi, Guntur Priambodo, mengungkapkan bahwa sejak 2017, Banyuwangi telah melaksanakan ujian SKD CPNS secara mandiri, sementara ujian untuk calon PPPK sudah dilakukan secara mandiri sejak 2012. Kemandirian ini bukan hanya bentuk efisiensi biaya, tetapi juga langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah dengan seleksi berbasis computer-assisted test (CAT) yang berstandar nasional.
Menurut Guntur, langkah ini memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat setempat untuk mengikuti ujian CPNS tanpa harus menempuh perjalanan ke kota-kota besar seperti Surabaya atau Malang. “Pelaksanaan ujian mandiri yang didampingi oleh tim BKN ini juga memastikan transparansi dan kualitas seleksi,” tambahnya.
Entaskan Kemiskinan Lewat Program Padat Karya dan Bantuan UMKM
Kepala BKPP Banyuwangi, Ilzam Nuzuli, menjelaskan bahwa tahun ini Banyuwangi membuka 89 formasi CPNS untuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis. Dari total 2.074 pelamar yang lolos tahap administrasi, sebanyak 1.744 orang memilih ujian di Kantor BKPP Banyuwangi, sedangkan sisanya mengikuti ujian di lokasi lain yang tersebar di beberapa kota. Ujian digelar dalam empat sesi harian, masing-masing diikuti oleh 100 peserta dengan dukungan 100 unit komputer CAT yang disediakan oleh Pemkab.
Dampak Langsung Bagi Masyarakat Banyuwangi
Langkah Banyuwangi untuk mengadakan ujian CPNS mandiri sejak 2017 menjadi contoh komitmen daerah dalam memprioritaskan kebutuhan SDM berkualitas di daerah. Kemudahan akses ujian ini turut membantu menekan biaya dan tenaga pelamar dalam mengikuti seleksi, yang diharapkan akan berdampak positif pada pengembangan tenaga kerja lokal yang terlatih dan profesional.
Dengan langkah-langkah konkret seperti ini, Pemkab Banyuwangi mengupayakan agar setiap proses perekrutan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan rakyat melalui peningkatan layanan publik dan kualitas SDM yang lebih baik.