Kesekian Kalinya Smart Kampung Banyuwangi Raih Penghargaan, Kini Masuk 100 Smart City Indonesia

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Rabu, 15 Desember 2021, 12:13 WIB
IMG-20211214-WA0058
Untuk Kesekian Kalinya Smart Kampung Banyuwangi Kembali Raih Penghargaan, Kini Masuk 100 Smart City Indonesia

BANYUWANGI – Untuk kesekian kalinya Program Smart Kampung Banyuwangi yang telah diterapkan sejak 2016 itu, kembali meraih penghargaan. Kali ini Smart Kampung masuk jajaran 100 Smart City 2021 untuk kategori Smart Economy, dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia.

Penyerahan penghargaan tersebut bertepatan dengan forum Indonesia Smart City Conference, di Tangerang, oleh Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos Informatika (Dirjen PPI), Ismail, kepada Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Selasa (14/12/2021) malam.

Program 100 Smart City Indonesia ini, penyusunan masterplan dan quickwin smart city dilaksanakan dalam rentang waktu tiga tahun. Yaitu 25 daerah pada 2017, 50 daerah pada 2018, dan 25 daerah pada 2019. Pemilihan 100 Smart City itu diharapkan menjadi role model pelaksanaan smart city bagi daerah lainnya.

“Smart Kampung yang digagas Banyuwangi untuk memudahkan pelayanan publik hingga tingkat desa yang dipadu dengan pemberdayaan masyarakat. Ujung dari tujuan ini adalah meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat Banyuwangi,” kata Ipuk.

Smart Kampung Banyuwangi merupakan program layanan desa berbasis online yang telah diterapkan pada 189 desa di Banyuwangi. Dengan Smart Kampung tersebut, Banyuwangi telah menggunakan sistem online di berbagai urusan daerah.

“Terima kasih kepada pemerintah pusat yang terus memberikan perhatian pada daerah. Model apresiasi seperti ini dapat menyemangati kami di daerah untuk selalu berinovasi,” kata Ipuk.

Ipuk menambahkan smart kampung merupakan instrumen bagi pemkab untuk menggerakkan berbagai sektor di desa. Tidak hanya layanan publik, namun juga sektor ekonomi di desa-desa Banyuwangi.

Baca Juga:

Pengukuhan Rijalul Ansor Banyuwangi, Ipuk Ajak Tebarkan Moderasi Beragama di Kalangan Milenial
Belanja Tanggal Cantik 12.12, Bupati Ipuk Borong di Pasar Jenang Pendarungan
Pemkab Banyuwangi Siapkan Data Disabilitas Terintegrasi
Berkat Kembangkan UMKM Selama Pandemi, Banyuwangi Raih Natamukti Award 2021
Matangkan Passion Anak Muda Banyuwangi Membangun Startup Melalui Jagoan Digital 2021

“Dengan teknologi informasi yang kami fasilitasi desa-desa Banyuwangi mulai bergerak. Mereka menggunakan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) sebagai sarana mengoptimalkan potensi desanya,” jelas Ipuk.

Smart Kampung Banyuwangi

Sebelumnya Smart Kampung yang digagas Banyuwangi ini telah berhasil menghantarkan sejumlah desa berhasil meraih prestasi. Seperti Desa Tamansari yang berhasil meraih penghargaan juara pertama Desa Wisata dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kategori digital karena penerapan digitalisasi di desa itu.

Desa Tamansari Banyuwangi menjadi desa wisata yang mengoptimalkan potensi dan berbagai jejaring bisnis, dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai leading sektornya. Di Tamansar lebih dari 300 warga terlibat dalam jejaring bisnis desa wisata tersebut. Desa Tamansari juga mengoptimalkan digitalisasi dalam membangun dan memperluas jangkauan pasar.

“Dengan dukungan dari Pemkab Banyuwangi, kami lebih mudah dalam membangun ekosistem desa wisata di Tamansari. Program-program digitalisasi seperti Smart Kampung yang diterapkan Pemkab Banyuwangi, turut mendorong kami terbiasa mengembangkan digitalisasi,” kata Rizal Sahputra, Kepala Desa Tamansari.

Lewat TIK Desa Tamansari berhasil mengembangkan jejaring bisnis. Terhitung saat ini sebanyak 60 UMKM, 50 homestay, puluhan jasa guide wisata, kendaraan wisata, serta beberapa usaha kecil menengah lainnya. Seluruh jenis usaha desa ini melibatkan warganya. “Teknologi digital telah mampu menggerakkan desa kami,” katanya.

Sebelumnya Smart Kampung Banyuwangi juga telah meraih berbagai penghargaan. Seperti penghargaan Indonesia Smart Nation Award (ISNA), kategori Smart Society berupa inovasi penggunaan TIK, dalam penanganan dampak sosial pandemi Covid-19 pada 2020. Penghargaan tersebut diselenggarakan Citiasia Center for Smart Nation (CCSN) dan merupakan penyelenggaraan ke-4 dengan tema “Smart City 2020: Driving Innovation & Productivity During The Global Pandemic”.

Pada 2018 Smart Kampung juga meraih penghargaan juara kategori Most Accelerated in Regional Branding, Indonesia Smart Nation Award (ISNA) 2018.

Artikel Terkait