Matangkan Passion Anak Muda Banyuwangi Membangun Startup Melalui Jagoan Digital 2021

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 11 Desember 2021, 20:46 WIB
IMG-20211209-WA0062
Matangkan Passion Anak Muda Banyuwangi Membangun Startup Melalui Jagoan Digital 2021

BANYUWANGI–Pemkab Banyuwangi mengajak anak-anak muda menggeluti bisnis digital melalui “Jagoan Digital” yang dihelat 6 hingga 10 Desember 2021.

Jagoan Digital adalah program inkubasi untuk memperdalam para start-up digital yang ada di Banyuwangi. Setelah serangkaian tahap seleksi, akhirnya terpilih 51 anak muda terdiri dari 16 tim yang mengikuti Bootcamp dari para mentor berpengalaman. Bootcamp digelar mulai 6 hingga 9 Desember, dan pada 10 Desember mereka mengikuti pitch desk pada 10 Desember.

Pemkab Banyuwangi mendatangkan berbagai mentor dari praktisi start up ternama Indonesia. Mulai dari CEO and Founder of MAPID, Bagus Imam Darmawan; Co-founder &CEO Indiekraf Indonesia, M. Ziaelfikar Albaba; CEO Ruang Perintis, Brilyanes Sanawiri; Co-Fonder & President Qasir.id, Rachmat Anggara; juga terdapat akademisi dari Universitas Brawijaya Malang, Stikom Banyuwangi, dan masih banyak lainnya dihadirkan untuk melatih anak-anak muda.

Pemkab Banyuwangi juga memberikan stimulus hingga stimulus modal senilai Rp. 50 juta dari Pemkab Banyuwangi.

Menurut Bagus (Founder Mapid), program ini membuka potensi anak muda Banyuwangi yang ingin memajukan daerahnya melalui peluang bisnis digital.

“Mentor yang didatangkan memberikan wawasan mendalam baik dari sisi bisnis dan teknologi. Tentu ini mematangkan pola pikir peserta yang memiliki passion dalam membangun sebuah startup digital,” kata Bagus.

Fikar, Ketua Stasion Malang dan Founder Indiekraf, mengatakan Jagoan Digital Banyuwangi bisa menjadi salah satu prioritas program yang berkelanjutan.

Baca Juga:

120 Karya Seni Rupa dari 75 Perupa, Dipamerkan di Artos Kembang Langit Banyuwangi
Dari Kemeriahan Artos Kembang Langit, Tercetus 10 Desember jadi Hari Seni Rupa Banyuwangi
Banyuwangi Berjaya di East Java Tourism Award 2021
Kembali Raih Prestasi, Desa Banyuwangi Juara 1 Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Kategori Digital Kemenparekraf
Rangkaian ‘Jagoan Banyuwangi’, Kini Banyuwangi Gelar ‘Jagoan Digital’ Ajak Anak Muda Tekuni Bisnis Digital

“Ini menjadi kolaborasi komunitas, praktisi, akademisi dan pemerintah dalam pengembangan industri digital dan industri kreatif di Banyuwangi. Salut untuk para peserta dan penyelenggara yang telah mengikuti dan mengemas program ini dengan sangat baik. Ini keren banget,” lanjutnya.

Presiden Qasir, Angga mengatakan program ini sangat bisa memberikan impact real ke para peserta. “Semua yang didatangkan juga para ahli yang kompeten. Materi yang sesuai diperlukan untuk peserta. Harapan saya agar bisa terus berjalan continue dengan memonitor perkembangan dan memonitor impact ke masyarakat dari perusahaan yang dijalankan para peserta tersebut,” kata Angga.

Selama empat hari mereka telah digembleng berbagai materi mulai pengembangan SDM, Creative thinking, budaya start-up, user story, value, proposition and customer, front end, HTML, CSS, API, Back End, dan lainnya.

“Jagoan Digital ini tidak hanya membuat anak muda mahir dalam dunia digital, namun bagaimana anak-anak muda Banyuwangi bisa membangun ekosistem bisnis digital melalui start-up lokal,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Ipuk berharap dengan banyaknya start-up lokal, pembangunan di Banyuwangi dapat lebih inklusif. dapat menciptakan lapangan kerja baru, mendorong aktivitas ekonomi lokal (UMKM) yang lebih banyak. Lebih penting kehadiran start-up lokal ini dapat berkontribusi pada Pembangunan ekonomi masyarakat di sekitarnya.