Pemkab Banyuwangi Siapkan Data Disabilitas Terintegrasi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 11 Desember 2021, 23:56 WIB
IMG-20211208-WA0063
Pemkab Banyuwangi Siapkan Data Disabilitas Terintegrasi

BANYUWANGI–Pemkab Banyuwangi tengah menyusun data penyandang disabilitas yang terintegrasi. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, dengan data terintegrasi tersebut, bisa menggambarkan ragam dan karakteristik masing-masing.

“Dengan demikian ke depan kebijakan dan perencanaan program Banyuwangi bisa lebih berdampak pada disabilitas,” kata Ipuk.

Ipuk mengatakan selama ini Pemkab Banyuwangi telah meluncurkan berbagai program yang ramah disabilitas. Salah satunya Agage Pintar (Ayo Cepat Pintar) yang ada di bidang pendidikan. Program ini mengharuskan semua jenjang pendidikan menerima disabilitas di lembaga pendidikan.

“Kami mendorong semua sekolah di Banyuwangi menjadi inklusif, sehingga penyandang disabilitas tak perlu lagi jauh-jauh belajar di sekolah khusus yang jauh dari rumahnya,” terang Ipuk.

Baca Juga:

120 Karya Seni Rupa dari 75 Perupa, Dipamerkan di Artos Kembang Langit Banyuwangi
Dari Kemeriahan Artos Kembang Langit, Tercetus 10 Desember jadi Hari Seni Rupa Banyuwangi
Banyuwangi Berjaya di East Java Tourism Award 2021
Kembali Raih Prestasi, Desa Banyuwangi Juara 1 Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Kategori Digital Kemenparekraf
Rangkaian ‘Jagoan Banyuwangi’, Kini Banyuwangi Gelar ‘Jagoan Digital’ Ajak Anak Muda Tekuni Bisnis Digital

Berbagai kantor pemerintah dan fasilitas publik lainnya secara bertahap dilengkapi dengan layanan ramah penyandang disabilitas, sehingga mempermudah akses mereka.

“Kami juga mendorong dunia usaha di Banyuwangi menerima karyawan penyandang disabilitas. Bahkan, kami juga membuka jalur khusus penyandang disabilitas dalam formasi CPNS. Ini semata-mata untuk memberikan hak kesetaraan, agar para disabilitas bisa mendapatkan hak-hak nya dengan baik,” ujar Ipuk.

Menurut Ipuk banyak teman-teman disabilitas yang mekiliki potensi dan prestasi. Seperti saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang digelar di TTID Hoo Tong Bio, Rabu (8/12/2021) lalu, Ipuk bertemu banyak disabilitas yang memiliki potensi.

Seperti Hani seorang grahita yang juga santri di pondok pesantren ABK Ahmad Dahlan Banyuwangi, dia mampu menghafal 3 juz dalam Al Quran. “Kamu keren nak,” kata Ipuk.

Sejumlah disabilitas asal Banyuwangi juga telah banyak menorehkan prestasi. Seperti Bang Dzoel fotografer yang telah keliling dunia, Mustaq Bilal seniman pemahat kepala Barong Kemiren, juga ada Diang Gusti Pangayom yang baru saja meraih medali emas bulutangkis pada Pekan Paralimpiade Nasional, dan banyak lainnya.