Timnas BMX Indonesia Matangkan Persiapan Asian Games 2026 di Sirkuit Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 1 Agustus 2026, 12:44 WIB
WhatsApp Image 2026-07-31 at 14.14.38
Ketua Kontingen (Chef de Mission/CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games bersama tim datang memberi semangat Timnas BMX Indonesia.

BanyuwangiNet.com – Tim nasional balap sepeda Indonesia nomor BMX terus meningkatkan intensitas latihan menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang akan berlangsung di Jepang pada September mendatang. Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) dipusatkan di Sirkuit Internasional BMX Supercross Banyuwangi, salah satu lintasan berstandar internasional yang dimiliki Indonesia.

Untuk memastikan kesiapan atlet, Ketua Kontingen (Chef de Mission/CdM) Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, meninjau langsung pelaksanaan Pelatnas di Banyuwangi, Kamis (30/7/2026). Ia didampingi Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Indonesia Cycling Federation (ICF) Jadi Rajagukguk, tim analis Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), serta jajaran Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Todotua Pasaribu mengaku terkesan dengan kualitas Sirkuit Internasional BMX Supercross Banyuwangi. Menurutnya, fasilitas tersebut sudah memenuhi kebutuhan atlet untuk menjalani latihan menuju ajang multievent terbesar di Asia.

“Saya cukup takjub melihat tempat latihan BMX di Banyuwangi. Ini sudah sangat proper sekali. Treknya sangat mendukung untuk persiapan teman-teman atlet yang akan bertanding di Asian Games,” kata Todotua.

Ia menilai keberadaan sirkuit tersebut bukan hanya penting untuk persiapan Asian Games 2026, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam pembinaan atlet BMX Indonesia.

“Saya tadi ngobrol sama Pak Sekjen (ICF), latihan di sini bukan hanya untuk Asian Games saja, tetapi mempersiapkan bibit atlet BMX kita ke depan, dan juga bagian dari persiapan menuju SEA Games tahun depan,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal PP Indonesia Cycling Federation, Jadi Rajagukguk, menjelaskan Kemenpora menargetkan empat medali emas dari cabang balap sepeda pada Asian Games 2026. Salah satu target tersebut berasal dari nomor BMX. Namun, federasi menargetkan capaian yang lebih tinggi.

“Namun, target dari federasi sendiri kami membidik lebih dari satu emas. Maka, mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar tim cycling Indonesia memberikan yang terbaik di Asian Games,” kata Jadi.

Untuk mewujudkan target tersebut, ICF memusatkan latihan tujuh atlet terbaik Timnas BMX Indonesia di Banyuwangi.

Pemilihan Banyuwangi sebagai lokasi Pelatnas didukung oleh fasilitas sirkuit yang telah memenuhi standar internasional.

Sirkuit Internasional BMX Supercross Banyuwangi memiliki lintasan sepanjang 465 meter, dilengkapi empat obstacle high jump, dua start gate dengan ketinggian 5 meter dan 8 meter, serta tujuh line yang telah memenuhi standar Olimpiade.

Secara keseluruhan, Indonesia berencana mengirim 21 atlet balap sepeda dan tujuh pelatih pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Juri UCI Sebut Sirkuit BMX Banyuwangi Salah Satu Trek Terbaik Dunia, Dipuji Tim Internasional

Selain menjalani latihan intensif di dalam negeri, para atlet juga dipersiapkan melalui sejumlah try out internasional di Australia, Jepang, dan Malaysia guna meningkatkan pengalaman bertanding menghadapi atlet-atlet terbaik Asia.

“Kita harapkan dengan mengikuti try out single event di luar negeri ini bisa memberikan pengalaman, jam terbang mereka yang sudah biasa mengikuti kompetisi bersama atlet-atlet di tingkat Asia,” tambah Jadi.

Di tengah program latihan yang berlangsung enam hari setiap pekan, para atlet mengaku tetap optimistis menghadapi Asian Games.

Usai Banyuwangi BMX Supercross Segera Digelar Kejurnas BMX 2026, Sirkuit BMX Banyuwangi Dongkrak Ekonomi Warga

Pebalap BMX putri Jasmine Azzahra Setyobudi menyebut motivasi seluruh tim saat ini sangat tinggi. Sementara itu, peraih medali emas Asian Games sebelumnya, Amellya Nur Sifa, bertekad mempertahankan gelar yang telah diraih.

“Persiapan sejauh ini sudah cukup matang, tinggal menjaga konsistensi performa. Target pribadi saya tentu ingin mempertahankan medali emas dan memberikan hasil luar biasa untuk Indonesia,” tegas Sifa.

Artikel Terkait