Sendratari Meras Gandrung Banyuwangi, Upaya Hidupkan Ekosistem Seni Budaya

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Kamis, 23 Maret 2023, 15:03 WIB
IMG-20230323-WA0009

BanyuwangiNet.com – Sendratari Meras Gandrung Banyuwangi yang digelar di Taman Gandrung Terakota (TGT), merupakan pertunjukan sendratari yang menceritakan perjalanan prosesi penari untuk menjadi seorang Gandrung profesional. Tarian epik yang menjadi ciri khas Banyuwangi itu, sebagai upaya melestarikan dan menghidupkan ekosistem seni budaya tanah Blambangan.

Sigit Pramono penggagas Sendratari Meras Gandrung Banyuwangi mengatakan dengan event ini upaya gandrung terakota sebagai kawasan pelestarian seni budaya Banyuwangi.

Menurut pria yang juga pemilik TGT tersebut seni tidak hanya sekadar untuk ditampilkan, namun seni juga harus menghidupi pelakunya. Kini di Banyuwangi seni budaya sudah mulai berkembang, dan para pelakunya juga bisa hidup dari seni budaya itu.

Lewat Program Sekardadu Banyuwangi Gotong Royong Rawat Sungai dari Hulu hingga Hilir

“Event ini juga kami gelar sekaligus untuk mendukung kawasan ini menjadi situs geopark. Situs yang serasi antara alam dan manusia yang tinggal dan hidup di dalamnya,” kata Sigit.

Taman Gandrung Terakota berada di Kecamatan Licin Banyuwangi yang merupakan kawasan Gunung Ijen. Berdiri di atas hamparan sawah produktif sekitar tiga hektare yang terdapat ratusan patung gandrung dari terakota (gerabah). Patung-patung itu diletakkan di sawah tanpa mengubah fungsinya sebagai kawasan pertanian.

Dengan latar belakang persawahan dan patung gandrung itulah terdapat amphiteater dan sebuah panggung dari bambu yang menjadi pentas bagi penari.

Mampu Produksi 1 Ton Pupuk Organik, Kelompok Tani di Banyuwangi Perlahan Lepas dari Ketergantungan Pupuk Bersubsidi

Sendratari Meras Gandrung Banyuwangi menceritakan bagaimana prosesi mewisuda Gandrung profesional. Gandrung tidak hanya bisa menari namun juga piawai menjadi sinden.

“Sangat menarik. Menceritakan bagaimana menjadi seorang Gandrung. Ini pertama kalinya saya ke Banyuwangi. Pertunjukannya sangat keren,” kata Ari wistawan asal Semarang, yang datang ke Banyuwngi bersama empat temannya.

Sendratari ini dimainkan oleh para seniman asli Banyuwangi utamanya di kawasan Ijen dari berbagai usia, mulai anak-anak hingga Gandrung senior.

Bupati Ipuk Minta Camat dan Puskesmas Fasilitasi Pasar Takjil

Dalam seni pertunjukan ini digambarkan bagaimana prosesi perjuangan penari dalam melewwati tantangan dan ujian agar bisa diwisuda menjadi penari gandrung.

Meras Gandrung ini digelar rutin terjadwal tiap bulan. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan pertunjukan seni yang terjadwal akan memberikan selling point bagi Banyuwangi sebagai tujuan wisata. Seni budaya Banyuwangi sangat kental danmenjadi daya tarik tersendiri, sehingga membuat orang penasaran ingin mengetahui lebih dalam seperti halnya gandrung.

“Siapapun yang ingin tahu tentang bagaimana dan seperti apa itu Gandrung, silakan datang ke Taman Gandrung Terakota,” kata Ipuk.

Artikel Terkait