Ribuan Warga Kawasan Hutan dan Perkebunan Manfaatkan Layanan Adminduk di Camping Embun Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Minggu, 25 Desember 2022, 00:19 WIB
IMG_20221224_201839
Ribuan Warga Kawasan Hutan dan Perkebunan Manfaatkan Layanan Adminduk di Camping Embun Banyuwangi
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat mengunjungi pelaksanaan Camping Embun Banyuwangi di kawasan perkebunan PTPN XII Kebon Jatirono Afdeling Sumberbaru, Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Sabtu (24/12/2022).

Sejak digulirkan pada awal Mei 2022 program layanan jemput bola administrasi kependudukan (adminduk) Camping Embun Banyuwangi (Camping Pelayanan Masyarakat Kebun), telah melayani ribuan dokumen kependudukan masyarakat yang tinggal di kawasan hutan dan perkebunan.

BanyuwangiNet-Selama tujuh kali pelaksanaan Camping Embun Banyuwangi pada tahun 2022 ini, terdapat 7342 layanan adminduk yang telah terselesaikan. Banyak warga yang memanfaatkan pengurusan adminduk seperti KTP- El, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK),  Akta Kelahiran, Akta Kematian, serta permasalahan adminduk lainnya seperti data blank, kehilangan dokumen, surat pindah, dan layanan adminduk lainnya.

”Program ini kami hadirkan karena akses dari perkebunan ke pusat pelayanan terdekat seperti kantor desa jauh, bisa satu jam lebih. Mengakses layanan online tidak semua warga punya smartphone. Karena itu jemput bola bahkan sampai camping untuk mendekatkan pelayanan,” ungkap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat mengunjungi pelaksanaan Camping Embun di kawasan perkebunan PTPN XII Kebon Jatirono Afdeling Sumberbaru, Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Sabtu (24/12/2022).

Inovasi Kesehatan Banyuwangi, Mulai Gerbang Pantura hingga Kampung Cerdik

“Walupun secara jumlah penduduk di kawasan perkebunan tidak sebanyak warga di pusat desa atau pusat kecamatan, namun hak kependudukan warga harus dipenuhi. Karena dengan dokumen yang baik, warga bisa mengakses program pemerintah, seperti pendidikan, kesehatan, bahkan urusan lain seperti waris. Alhamdulilah banyak warga yang memanfaatkan layanan ini,” tambah Ipuk.

Seperti Camping Embun di kawasan perkebunan PTPN XII Kebon Jatirono yang digelar selama tiga hari, 22-24 Desember.  Selama tiga hari terdapat 731 layanan adminduk yang terselesaikan.

Sebelumnya pada 2-3 Agustus, juga digelar Camping Embun di kawasan perkebunan PTPN XII Kebon Jatirono. Namun lokasinya berada di Afdeling Gunung Raung, Dusun Gunung Raung Desa Kajarharjo Kecamatan Kalibaru. Di kawasan yang berada di lereng Gunung Raung tersebut, petugas menyelesaikan 1.123 layanan adminduk.

Ipuk berterima kasih pada para petugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang bertugas di Camping Embun ini. Selama tiga hari di Desa Kalibaru Wetan, para petugas menginap dengan mendirikan tenda di lapangan sepak bola. “Semoga ini menjadi ladang pahala bagi bapak dan ibu sekalian,” kata Ipuk.

Bupati perempuan itu mengatakan program Camping Embun ini hadir untuk mendekatkan layanan publik, di kawasan yang secara letak geografis dan teknologi kurang terjangkau seperti kawasan perkebunan dan hutan.

Bupati Ipuk Minta Kades dan BPD Banyuwangi Perkuat Sinergi dalam Membangun Desa

Apalagi di kawasan tersebut banyak ditemukan permasalahan dokumen adminduk warga. Seperti warga yang masih menggunakan Kartu Keluarga berwarna merah, KTP yang masih berbentuk seperti tahun 1990-an (berwarna putih) bukan KTP elektronik, anggota keluarga yang sudah meninggal tapi belum memiliki akta kematian, dan permasalahan adminduk lainnya.

“Di kawasan yang geografis dan teknologinya yang kurang terjangkau seperti pemukiman di kawasan hutan dan perkebunan memang banyak ditemukan persoalan-persoalan adminduk. Karena itu kami mendekatkan layanan, dengan datang langsung ke kawasan-kawasan tersebut,” kata Ipuk.

Dalam Program Camping Embun, tidak hanya melayani masalah kependudukan juga menjadi kesempatan Ipuk untuk meninjau program-program pemerintah lainnya, seperti kesehatan, pendidikan, insfrastruktur, dan lainnya.

Di Kalibaru Wetan Ipuk juga menjenguk anak yang terdeteksi stunting. Ipuk juga menjenguk beberapa warga yang menderita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang masih memiliki ikatan keluarga. Pada tugas kesehatan Ipuk meminta agar terus memantau perkembangan kesehatan mereka.

Selama Camping Embun Ipuk juga berdialog dengan warga untuk mengetahui langsung apa permasalahan yang ada di kawasan tersebut.

Artikel Terkait