Putri Indonesia 2025 Fia Amarta Ajak Remaja Banyuwangi Lebih Peduli Kesehatan Mental

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 22 November 2025, 20:12 WIB
Puteri Indonesia yang akrab disapa Fia ini tampil sebagai pemateri pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 di Auditorium Universitas Dr. Soekardjo (Unidsoe), Banyuwangi, Sabtu (22/11/2025), yang diikuti lima ratus pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat.
Puteri Indonesia yang akrab disapa Fia ini tampil sebagai pemateri pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 di Auditorium Universitas Dr. Soekardjo (Unidsoe), Banyuwangi, Sabtu (22/11/2025), yang diikuti lima ratus pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat.

BanyuwangiNet.com – Putri Indonesia 2025, Firsta Yufi Amarta Putri atau Fia, kembali ke kampung halamannya dan mengajak ratusan remaja Banyuwangi untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental. Ia tampil sebagai pemateri dalam talkshow “Remaja Sehati” (Remaja Sehat Kini dan Nanti) yang digelar dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 di Auditorium Universitas Dr. Soekardjo (Unidsoe), Sabtu (22/11/2025).

Acara ini dihadiri sekitar 500 pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat. Dalam sesi berbagi pengalaman, Fia menceritakan perjalanan hidupnya yang sarat tantangan, termasuk saat ia kehilangan kedua orang tuanya di usia muda. Pengalaman tersebut menjadi titik balik yang mendorongnya merintis program advokasi remaja bernama “First Step Forward”, sebuah gerakan pendampingan bagi remaja perempuan yang mengalami kehilangan dan kesulitan menemukan arah hidup.

Diskon Tarif Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk hingga 19% saat Libur Nataru 2026

“Program ini saya buat karena pengalaman pribadi kehilangan kedua orang tua. Waktu itu saya merasa down, stres, intinya drop banget lah. Tapi saya berusaha bangkit,” ungkapnya.

Program tersebut menyediakan ruang aman bagi remaja perempuan melalui kegiatan sharing, literasi, pengembangan minat bakat, hingga layanan terapi psikologis. Fia berharap langkah kecil yang ia mulai dapat membantu remaja menemukan lingkungan positif untuk tumbuh dan berdaya.

“Semoga dengan berbagai pengalaman saya ini, para remaja di Banyuwangi lebih aware terhadap kesehatan diri, kesehatan reproduksi, dan juga kesehatan orang lain,” ujar Sarjana Psikologi lulusan Universitas Brawijaya itu.

Jenazah Pemancing yang Hilang Ditemukan di Tepi Sungai Parijatah Kulon Banyuwangi

Setelah mengisi talkshow, Fia melanjutkan kegiatannya dengan mengunjungi Sekolah Rakyat di Licin, Banyuwangi. Kehadirannya disambut antusias oleh ratusan siswa yang tinggal di asrama. Di sana, ia kembali berbagi cerita sekaligus memberikan motivasi untuk tetap kuat saat menghadapi masa sulit.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menilai kisah Fia dapat menjadi contoh nyata bagi remaja tentang pentingnya membangun ketangguhan mental sejak dini.

“Kalian semua bisa belajar bagaimana Mbak Fia tetap bertahan dalam situasi sulit namun terus berprestasi,” kata Ipuk.

Penataban Banyuwangi Angkat Kearifan Lokal Lewat Lomba Unting-Unting Kangkung

Ia menambahkan bahwa pengalaman Fia menunjukkan setiap tantangan hidup dapat diatasi bila seseorang mau berusaha bangkit.

“Kalau sejak remaja kalian kuat secara mental dan fisik, Insya Allah kalian akan menjadi generasi yang sehat dan siap membangun Banyuwangi,” ujarnya.

Artikel Terkait