Pertarungan Seru di Etape Dua Tour de Banyuwangi Ijen 2025: Aksi Aiman Cahyadi hingga Dominasi Tim Swatt Club Italia

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 29 Juli 2025, 16:48 WIB
SENGIT: Etape kedua Tour de Banyuwangi Ijen 2025 yang digelar pada Selasa (29/7/2025) menyuguhkan aksi dramatis dan pertarungan ketat antarpembalap sepanjang rute sejauh 158,8 kilometer.
SENGIT: Etape kedua Tour de Banyuwangi Ijen 2025 yang digelar pada Selasa (29/7/2025) menyuguhkan aksi dramatis dan pertarungan ketat antarpembalap sepanjang rute sejauh 158,8 kilometer.

BanyuwangiNet.com – Etape kedua Tour de Banyuwangi Ijen 2025 yang digelar pada Selasa (29/7/2025) menyuguhkan aksi dramatis dan pertarungan ketat antarpembalap sepanjang rute sejauh 158,8 kilometer. Balapan dimulai dari kawasan Taman Nasional Alas Purwo dan berakhir di Kantor Bupati Banyuwangi.

Sejak awal lomba, atmosfer kompetitif langsung terasa. Pada kilometer ke-7, pembalap Tim Nasional Indonesia Aiman Cahyadi melakukan manuver agresif dengan melakukan breakaway, meninggalkan peleton.

Aksi tersebut segera direspons oleh pembalap Jepang Honda Haruhi dari tim VC Fukuoka. Keduanya lantas memimpin balapan dan saling bergantian berada di posisi terdepan selama lebih dari 100 kilometer.

Etape Kedua Tour de Banyuwangi Ijen 2025, Jadi Ujian Ketahanan Fisik Pembalap

Sepanjang perjalanan, Aiman menunjukkan performa impresif dengan berhasil merebut tiga titik intermediate sprint di Temurejo (34,5 km), Maron (78,5 km), dan Lincing (113,4 km). Keduanya bahkan sempat menciptakan selisih waktu hingga lima menit dari kelompok utama.

Namun, upaya mereka terhenti menjelang tanjakan Jelun di kilometer 129,4. Di segmen King of Mountain (KOM) yang memiliki kontur jalan menanjak dan berpaving, Aiman dan Honda akhirnya tersusul peleton. KOM kali ini berhasil direbut pembalap asal Italia, Nicolo Petiti, yang membela Swatt Club Italia.

“Saya sudah berusaha keras di etape ini. Tapi hari ini belum rejeki, terutama di 30 kilometer sebelum finis,” ujar Aiman, yang telah tujuh kali berpartisipasi dalam ajang Tour de Banyuwangi Ijen.

Untuk Roda Dua Rampung, Pemkab Segera Bangun Jembatan Sementara untuk Roda Empat di Sungai Lembu Pesanggaran

Memasuki 30 kilometer terakhir, persaingan kembali memanas. Sebanyak 18 pembalap yang masih berada dalam peleton utama saling berebut posisi menuju finis.

Pembalap Italia Fransesco Carolo dari Swatt Club Italia akhirnya keluar sebagai yang tercepat, mencatatkan waktu 3 jam 46 menit 41 detik. Ia mengungguli Youcef Reguigui dari Madar Pro Cycling Team (Aljazair) dan Benjami Prades Reverte dari tim VC Fukuoka (Spanyol), yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.

Meski tidak memenangi etape, pembalap Belanda Jeroen Meijers dari Victoria Sports Cycling Filipina masih kokoh mempertahankan dua gelar: Ijen Sulfur Jersey (Yellow Jersey) sebagai pemuncak klasemen umum dan Blue Fire Jersey (Green Jersey) sebagai sprinter terbaik, yang diraihnya sejak etape pertama.

Jeroen Meijers Menang di Etape Pertama Tour de Banyuwangi Ijen 2025: “Kemenangan Ini Melebihi Ekspektasi”

“Di awal balapan saya memang berada di belakang. Namun saya terus berusaha menjaga jarak. Beruntung bisa finis di tiga besar dan mempertahankan Yellow Jersey. Saya akan berupaya keras mempertahankannya di etape berikutnya,” ujar Meijers.

Keberhasilan dua pembalapnya menempati posisi terdepan juga mengantarkan Swatt Club Italia menjadi tim terbaik dalam Stage Team Classification selama dua etape berturut-turut.

Muhammad Syelhan Nurrahmat dari tim ASC Monster Indonesia menjadi satu-satunya wakil tuan rumah yang finis di posisi sepuluh besar. Hasil ini sekaligus mengukuhkannya sebagai Best Indonesian Rider, dengan berhak mengenakan Banyuwangi Reborn Jersey.

Artikel Terkait