Untuk Roda Dua Rampung, Pemkab Segera Bangun Jembatan Sementara untuk Roda Empat di Sungai Lembu Pesanggaran

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Senin, 28 Juli 2025, 22:13 WIB
RAMPUNG: Setelah menyelesaikan jembatan sementara untuk kendaraan roda dua, pemkab kini tengah mempersiapkan pembangunan jembatan sementara yang dapat dilalui kendaraan roda empat.
RAMPUNG: Setelah menyelesaikan jembatan sementara untuk kendaraan roda dua, pemkab kini tengah mempersiapkan pembangunan jembatan sementara yang dapat dilalui kendaraan roda empat.

BanyuwangiNet.com – Pemkab Banyuwangi terus bergerak cepat menanggulangi kerusakan jembatan Sungai Lembu di Kecamatan Pesanggaran yang ambles akibat luapan air sungai, Selasa (15/7/2025) lalu. Setelah menyelesaikan jembatan sementara untuk kendaraan roda dua, pemkab kini tengah mempersiapkan pembangunan jembatan sementara yang dapat dilalui kendaraan roda empat.

Jembatan yang ambles tersebut menghubungkan tiga desa, yakni Desa Sumberagung, Desa Kandangan, dan Desa Sarongan.

Setelah jembatan ambles, dalam waktu empat hari jembatan sementara untuk roda dua telah selesai dibangun.

Tour de Banyuwangi Ijen 2025 Resmi Dimulai, Etape Pertama Jadi Arena Adu Cepat Para Sprinter

“Yang roda dua, empat hari setelah kejadian ambles sudah bisa langsung dilewati warga. Untuk yang bisa dilintasi roda empat, konstruksinya sedang kita siapkan. Segera diselesaikan karena memang kita tahu itu akses penghubung tiga desa,” jelas Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (PU CKPP) Banyuwangi, Dr. Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, Senin (28/7/2025).

Saat ini, sementara kendaraan roda empat langsung melewati sungai yang berarus kecil. Namun, curah hujan tinggi beberapa hari terakhir menyebabkan sungai kembali meluap dan membuat akses ini tidak bisa digunakan.

Jalur Situbondo-Banyuwangi Macet Parah Sepanjang 28 Km Hingga Hutan Baluran

Pemkab tengah menyiapkan pembangunan jembatan darurat berbahan baja dengan sistem knock down atau bongkar pasang. Jembatan ini dirancang untuk bisa dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat sekaligus. “Rangka jembatan darurat (bailey) yang terbuat dari besi saat ini sedang dalam proses produksi di pabrik,” ujar Yayan, sapaan akrab Suyanto.

Yayan menargetkan pemasangan jembatan sementara ini rampung dalam waktu satu bulan. Rencananya, jembatan darurat tersebut akan memiliki panjang 35 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 2 meter.

“Untuk pemasangannya relatif cepat karena rangka besi sudah dirakit di pabrik, tinggal dipasang di lokasi. Kami harap masyarakat bisa bersabar,” imbuhnya.

Kapal Cepat Rute Banyuwangi-Denpasar Resmi Beroperasi, Tempuh Perjalanan Hanya 2,5 Jam

Meski bersifat sementara, jembatan ini akan dibangun dengan konstruksi yang kuat. Di kedua sisi sungai akan dibangun pondasi dengan batu bronjong sepanjang kurang lebih 25 meter. Pondasi ini akan menjadi landasan utama pemasangan struktur besi jembatan.

“Minggu ini batu bronjong untuk membangun kepala jembatan sudah datang. Kami mulai pemasangan pondasi secepatnya,” kata Yayan.

Pemkab juga telah menyiapkan rencana pembangunan jembatan permanen di lokasi tersebut pada tahun anggaran 2026 melalui dana APBD. Jembatan permanen akan dibangun lebih besar, dengan panjang antara 35–40 meter dan lebar 6 meter.

“Jembatan permanen akan dibangun lebih lebar dan lebih tinggi, sehingga nantinya bisa dilintasi kendaraan roda empat tanpa harus bergantian,” tambah Yayan.

Artikel Terkait