Peningkatan Ekonomi Arus Bawah, Program Wenak Banyuwangi Sasar 3.700 Pedagang Warung Rakyat
BanyuwangiNet.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mencanangkan program Wenak Banyuwangi untuk meningkatkan kualitas warung-warung kecil yang tergolong usaha ultra mikro milik rakyat. Program Wenak atau Warung Naik Kelas ini ditargetkan dapat menyentuh 3.700 orang sepanjang 2023.
Para ibu-ibu dilatih berwirausaha dalam program itu. Sementara pemilik warung rakyat diberi bantuan perbaikan warung dan alat produkasi senilai Rp 1 juta. Alat kerja itu bisa berupa etalase, dispenser, blender, meja-kursi, peralatan makan, dan lainnya.
“Warung rakyat merupakan tumpuan banyak masyarakat. Pemilik warung mendapat nafkah, sementara masyarakat memperoleh makanan dengan harga yang terjangkau. Karena itu kami bantu agar tetap bergeliat sekaligus menjadi bagian peningkatan ekonomi arus bawah,” kata Ipuk.
Banyuwangi Festival 2023 Bulan Agustus, Banyak Event Pengungkit Ekonomi Masyarakat
Penerima program Wenak merupakan orang-orang yang diusulkan oleh masyarakat sekitar tempat tinggalnya. Usulan itu kemudian diverifikasi oleh dinas terkait.
“Penerima bantuan Warung Naik Kelas adalah pengusaha ultra mikro. Diharapkan dengan bantuan yang nominalnya tidak besar ini dapat memberi dampak bagi pengembangan usahanya,” terang Ipuk.
Selain APBD, anggaran program ini juga berasal dari sinergi lintas sektor. Sejak digulirkan tahun 2022, sebanyak 565 pemilik warung rakyat telah merasakan hasil program tersebut.
Meski nominalnya tak besar, bantuan cukup terasa bagi para pemilik warung rakyat.
Selain memberikan bantuan alat usaha, Ipuk juga menggeber pelatihan pada kelompok masyarakat di desa tersebut. Mereka tidak hanya dilatih, tapi juga diberi bantuan alat sebagai bekal untuk merintis usaha.
Tidak hanya berhenti di sana. Nantinya, mereka bisa mengikuti pelatihan lanjutan maupun mengakses pendampingan sampai mampu berusaha mandiri. Harapannya, usaha itu akan menjadi sumber penghasilan tambahan untuk keluarganya.
Jadi Pengungkit Ekonomi, Meriahnya Pawai Lampion Banyuwangi Jadi Berkah Ratusan Pelaku Usaha Mikro
Sejauh ini lebih dari 5.000 ibu-ibu se-Banyuwangi telah mengikuti pelatihan program Wenak. Jenis yang dilatihkan juga beragam, mulai dari merias, meracik jamu, membuat minuman-makanan ringan, hingga konveksi.
“Program-program ini merupakan bagian dari UMKM Naik Kelas yang telah kami canangkan. Pendekatannya ada banyak, seperti bantuan warung, fasilitasi perizinan, pelatihan-pelatihan, pendampingan PIRT, bantuan alat produksi, pemasaran, kemasan, dan lainnya,” tambah Ipuk.