Pabrik INKA Banyuwangi Siap Produksi 250 Gerbong Kereta per Tahun, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Rabu, 2 Juli 2025, 21:09 WIB
SERAP TENAGA KERJA: Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau produksi kereta di PT. INKA Banyuwangi, di Kecamatan Kalipuro, Rabu (2/7/2025).
SERAP TENAGA KERJA: Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau produksi kereta di PT. INKA Banyuwangi, di Kecamatan Kalipuro, Rabu (2/7/2025).

BanyuwangiNet.com – Sejak mulai beroperasi pada akhir 2024, pabrik kereta PT Industri Kereta Api (INKA) di Banyuwangi telah merekrut banyak tenaga kerja lokal. Fasilitas produksi yang berlokasi di Kecamatan Kalipuro ini bahkan menargetkan kapasitas produksi hingga 250 gerbong kereta api per tahun mulai 2026.

Direktur Pengelolaan Kualitas PT INKA Banyuwangi, Bambang Jatmika, menjelaskan operasional produksi pertama dimulai pada Desember 2024. Tahun ini memproduksi sekitar 100 gerbong karena masih dalam proses penyelesaian investasi pengadaan mesin.

“Mesin produksi baru akan lengkap pada kuartal ketiga atau akhir tahun ini. Setelah itu, produksi bisa maksimal. Target kami mulai 2026, produksi mencapai 250 gerbong per tahun dengan nilai setara Rp4 triliun,” ujar Bambang saat mendampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam kunjungan ke fasilitas produksi, Rabu (2/7/2025).

Untuk mendukung kapasitas produksi yang tinggi, INKA Banyuwangi memerlukan sekitar 1.000 tenaga kerja. Saat ini, sudah lebih dari 600 pekerja yang direkrut, sebagian besar merupakan lulusan SMK dan D3 dari Banyuwangi.

Penutupan Total Jalur Gumitir, DPRD Banyuwangi Minta Dikaji Ulang

“Kami merekrut banyak tenaga lokal, termasuk lulusan SMK tahun 2025. Semua sudah terserap. Sebagian bahkan dikirim untuk training ke Madiun, serta pelatihan lanjutan ke Cina dan Jepang,” jelas Bambang.

Proses perekrutan masih terus berlangsung. INKA juga bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Banyuwangi untuk memastikan calon tenaga kerja mendapatkan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri modern.

Produksi Kereta Berbasis Robotik dan AI

INKA Banyuwangi tidak hanya menjadi pusat produksi gerbong, tetapi juga berfokus pada pengembangan teknologi kereta berbasis otomatisasi. Mesin-mesin yang digunakan mengadopsi teknologi robotik dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Bupati Banyuwangi Harap Jalur Gumitir Tak Ditutup Total Selama Perbaikan, Ini Alasannya

“Kami siapkan lini produksi dengan sistem otomatis dan AI. Kereta-kereta yang diproduksi akan mampu beroperasi tanpa lokomotif konvensional. Salah satunya tengah kami garap untuk memenuhi permintaan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI),” tambah Bambang.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi keberadaan pabrik INKA sebagai salah satu investasi strategis yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Selain membuka lapangan kerja, keberadaan industri ini turut menggerakkan roda ekonomi lokal, terutama di kawasan sekitar pabrik.

Kulineran di Banyuwangi Bisa Dapat Hadiah Motor hingga Umroh, Ini Syaratnya

“Kami bersyukur anak-anak muda Banyuwangi bisa bekerja di sini dan bahkan mendapat pelatihan ke luar negeri. Ini bentuk nyata peningkatan kualitas SDM. Selain itu, kehadiran pabrik ini juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi warga sekitar,” kata Ipuk.

Pemkab Banyuwangi, lanjut Ipuk, akan terus mendukung kemudahan investasi yang terbukti membawa dampak positif bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor yang ingin membangun dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi Banyuwangi,” tutupnya.

 

Artikel Terkait