MICE Banyuwangi Kembali Bergeliat, Bupati Ipuk: Jadi Pendongkrak Ekonomi Warga

Jadi jujugan studi tiru, MICE Banyuwangi kembali bergeliat.
BanyuwangiNet-Industri pariwisata di Kabupaten Banyuwangi terus bergeliat seiring kasus covid-19 yang terus terkendali. Kegiatan Meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) pun mulai banyak digelar di Kabupaten Banyuwangi.
Seperti akhir pekan ini, Sekretariat Kabinet RI menggelar rapat koordinasi di Banyuwangi bersama sejumlah lembaga lainnya, seperti Komite Aparatur Sipil Negara (KASN), Lembaga Administrasi Negara (LAN), dan Badan Intelejen Negara (BIN). Rombongan ini berada di Banyuwangi sejak, Jumat hingga Senin (2-5/12/2022) mendatang.
Ketua rombongan, Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Kabinet RI Farid Utomo mengatakan, dipilihnya Banyuwangi lantaran berbagai prestasi yang telah diraih. “Banyuwangi sudah menjadi ikon. Banyak inovasi yang bisa dipelajari. Jadi tak sekedar rakor, kami juga ingin melihat langsung berbagai inovasi pelayanan publik di Banyuwangi” kata Farid saat bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di pendopo Banyuwangi, Jumat sore (2/12/2022).
Sebelum ke pendopo, rombongan ini sempat berkeliling ke sejumlah kantor pelayanan publik. Seperti Lounge dan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang mengintegrasikan hampir 250 layanan dalam satu lokasi. Mereka melihat langsung bagaiman proses pelayanan publik di MPP pertama yang dikelola pemerintah kabupaten tersebut.
Sementara itu, Bupati Ipuk mengaku senang industri pariwisata Banyuwangi kembali bergeliat, termasuk sektor MICE.
“Terimakasih Sekretariat Kabinet RI telah menggelar rakor di Banyuwangi. Kegiatan ini tentu sangat membantu pemulihan ekonomi masyarakat kami,” kata Ipuk.
Angkat Keragaman Budaya, Banyuwangi Ethno Carnival Kembali Digelar Desember 2022
Sebelumnya, sejumlah kegiatan juga digelar di Banyuwangi. Seperti Pemprov Jatim yang menyelenggarakan puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional di Banyuwangi, diikuti perwakilan dari 38 kabupaten/kota se-Jatim.
“Bergeliatnya kembali sektor MICE mampu menggerakkan berbagai sektor turunan, seperti kuliner, pusat oleh-oleh, hingga jasa transportasi. Selain perhotelan yang pastinya juga mengalami lonjakan okupansi. Ini patut kita syukuri,” kata Ipuk.
Meski demikian, Ipuk meminta agar seluruh elemen di Banyuwangi terus bergotong royong dalam penanganan covid-19. “Jangan sampai lengah, pandemi belum berakhir. Protokol kesehatan harus tetap ditegakkan, vaksinasi juga harus dimasifkan,” pungkas Ipuk.