Lestarikan Potensi Tembang Daerah di Festival Gending Using Banyuwangi

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Rabu, 14 Agustus 2024, 09:29 WIB
IMG-20240810-WA0021

BanyuwangiNet.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi kembali menggelar Anugerah Musik Banyuwangi (AMB), sebuah ajang tahunan yang bertujuan untuk menumbuhkan dan melestarikan musikalitas daerah, khususnya lagu-lagu berbahasa Using. Salah satu rangkaian utama dari AMB adalah Festival Gending Using (FGU), yang menjadi wadah bagi para penyanyi berbakat untuk menampilkan dan mengembangkan potensi mereka dalam musik daerah.

Tahun ini, ratusan anak muda dari berbagai kalangan antusias mengikuti lomba cipta lagu dan kompetisi menyanyi lagu Using. Puncak acara final FGU digelar dengan meriah di Amphitheater Radio Blambangan pada Sabtu malam (10/8/2024), di mana para peserta menampilkan lagu-lagu lawas hingga tembang yang sedang populer di kalangan masyarakat.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyatakan bahwa acara ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga merupakan upaya serius untuk menjaga kelestarian lagu-lagu Using. “Ada banyak kompetisi pencarian bakat penyanyi, tapi masih sedikit yang khusus menjaring penyanyi berbakat untuk lagu-lagu berbahasa daerah seperti di Banyuwangi. Ini kami lakukan karena ingin regenerasi pelantun musik Using terus berjalan,” ujar Ipuk.

Optimalkan Potensi Wisata, Banyuwangi Kembangkan Wellness tourism

Selain menjadi ajang regenerasi, FGU juga bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap musik daerah sejak usia dini. Hal ini terlihat dari kategori anak-anak yang turut dilombakan dengan lagu-lagu bertema permainan dan persahabatan, seperti Bang Cilang-Cilung, Tanah Kelahiran, dan Luk-Luk Lumbu.

“Festival ini juga digelar sebagai upaya meningkatkan eksistensi lagu daerah agar tidak tertinggal dengan derasnya perkembangan musik populer lainnya. Sekaligus memperkuat musik Banyuwangi sebagai ikon daerah di kancah yang lebih luas sebagaimana seni budaya Banyuwangi lainnya seperti Tari Gandrung dan Banyuwangi Ethno Carnival,” tambah Ipuk.

Berburu Buah Naga Kuning Banyuwangi, Varietas Primadona dengan Harga Tinggi

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Banyuwangi, Budi Santoso, menambahkan bahwa tahun ini FGU diikuti oleh 100 peserta kategori dewasa dan 30 peserta kategori sekolah dasar (SD). Para finalis ini dinilai oleh juri profesional yang terdiri dari guru vokal dan penyanyi senior Banyuwangi.

“Penilaian dilakukan terhadap kualitas vokal, teknik bernyanyi, dan penampilan di atas panggung,” jelas Budi.

Salah satu peserta anak-anak, Ambril Bima, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam FGU. “Happy, ini mengasah saya untuk percaya diri membawakan lagu di panggung. Semoga saya tetap semangat mengasah kemampuan bernyanyi bahasa Using,” ujarnya.

Puncak dari rangkaian AMB akan digelar pada 31 Agustus 2024, yang akan diisi dengan Lomba Cipta Lagu Using dan pemberian penghargaan bagi penyanyi senior dan legendaris Banyuwangi. Ajang ini diharapkan dapat terus menjadi motor penggerak dalam melestarikan dan memperkenalkan musik daerah Banyuwangi kepada generasi muda serta masyarakat luas.

Artikel Terkait