Lapas Banyuwangi Gelar Razia Kamar Hunian dan Tes Urin 

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Jumat, 8 Mei 2026, 18:12 WIB
WhatsApp Image 2026-05-08 at 12.56.22
Lapas Banyuwangi menggelar tes urin bagi warga binaan dan juga pegawai Lapas.

BanyuwangiNet.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuwangi menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui razia besar-besaran di kamar hunian warga binaan serta pelaksanaan tes urin massal pada Jumat (8/5/2026). Kegiatan dilakukan sebagai tindak lanjut usai pelaksanaan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan.

Dalam pelaksanaannya, Lapas Banyuwangi menggandeng aparat penegak hukum dari berbagai instansi, yakni Kodim 0825 Banyuwangi, Polresta Banyuwangi, dan BNNK Banyuwangi.

Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, mengatakan keterlibatan lintas instansi dilakukan untuk memastikan pengawasan berjalan transparan sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama razia berlangsung.

“Kegiatan ini adalah langkah konkret untuk memantapkan komitmen kami menjadikan Lapas Banyuwangi benar-benar bebas dan bersih dari narkoba. Kami sengaja mengundang rekan-rekan dari TNI, Polri, dan BNNK untuk bersama-sama melakukan pengawasan,” ujar Solichin.

BPOM dan Pemkab Banyuwangi Perkuat Kolaborasi Keamanan Pangan

Penggeledahan dilakukan di sejumlah kamar hunian yang tersebar di tiga blok berbeda dan dipilih secara acak. Selama sekitar dua jam, petugas gabungan melakukan penyisiran intensif di setiap sudut kamar guna mencari barang-barang terlarang.

Dari hasil razia tersebut, petugas tidak menemukan narkotika maupun perangkat handphone di dalam kamar hunian warga binaan.

“Dari penggeledahan tadi, hasilnya nihil untuk handphone dan narkoba. Petugas hanya menyita beberapa barang yang dinilai berpotensi menyebabkan gangguan keamanan dan ketertiban,” kata Solichin.

Selain razia fisik, Lapas Banyuwangi juga melaksanakan tes urin sebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan narkotika. Pemeriksaan dilakukan secara sampling terhadap 105 warga binaan dan 10 pegawai lapas. Hasil tes menunjukkan seluruh sampel yang diperiksa dinyatakan negatif narkoba.

Program Tarif Khusus, KA Ijen Ekspres Relasi Banyuwangi-Malang Jadi Favorit

Solichin menegaskan bahwa razia mendadak dan tes urin rutin akan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan agar tidak ada celah masuknya barang terlarang ke lingkungan lapas.

“Tujuan jangka panjang kami jelas, yakni memastikan Lapas Banyuwangi selalu dalam kondisi aman dan tertib. Dengan lingkungan yang bersih dari Halinar, program pembinaan bagi warga binaan dapat berjalan dengan optimal dan maksimal,” tutupnya.

Artikel Terkait