KMP Portlink VII Terbakar di Pelabuhan Ketapang, Tidak Ada Korban Jiwa
BanyuwangiNet.com – Kebakaran terjadi di kapal penyeberangan KMP Portlink VII milik ASDP Indonesia Ferry, Rabu (11/3/2026) malam. Api muncul di bagian dek kanan sisi belakang kapal, tepatnya di ruang tunggu penumpang.
Peristiwa tersebut terjadi saat kapal sedang melakukan proses pemuatan di Dermaga MB IV Pelabuhan Ketapang.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas darat sekitar pukul 20.08 WIB.
“Sekitar pukul 20.08 WIB, petugas darat melihat adanya percikan api di deck kanan bagian belakang kapal, tepatnya di ruang tunggu penumpang,” terangnya.
22 Petugas Disiagakan di Perlintasan Kereta Tanpa Palang di Banyuwangi Selama Arus Mudik Lebaran
Setelah percikan api terdeteksi, awak kapal segera melakukan penanganan awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Upaya pemadaman kemudian diperkuat oleh tim tanggap darurat dari darat yang menggunakan hydrant air tawar.
Selama proses penanganan, petugas juga melakukan evakuasi terhadap penumpang serta kendaraan yang telah berada di atas kapal untuk menghindari risiko lebih lanjut.
Sebanyak 10 kendaraan logistik yang telah masuk dalam proses pemuatan juga dikeluarkan dari kapal sebagai langkah pengamanan.
Tidak Ada Korban
Berkat respons cepat kru kapal dan petugas pelabuhan, api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat.
“Berkat respons cepat kru kapal dan petugas darat, api berhasil dipadamkan, dan pada pukul 20.35 WIB dilaporkan telah sepenuhnya padam. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa,” ujar Windy.
Pasca kebakaran, penanganan lanjutan dilakukan oleh petugas gabungan yang terdiri dari unsur pelabuhan, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta kepolisian.
Untuk memudahkan proses pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut, kapal tersebut telah dipindahkan menuju Dermaga Bulusan.
“ASDP memastikan keselamatan dan keamanan pengguna jasa sebagai prioritas utama, serta terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait dalam penanganan insiden ini,” pungkas Windy.