Jembatan Bulusan–LCM Ketapang Banyuwangi Masih Dimatangkan, Target Pembangunan 2027

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Sabtu, 10 Oktober 2026, 17:59 WIB
WhatsApp Image 2026-09-27 at 17.39.21 (1)
Kepadatan kendaraan logistik di kantong parkir Bulusan.

BanyuwangiNet.com – Rencana pembangunan jembatan penghubung dari kawasan Bulusan menuju dermaga Landing Craft Machine (LCM) di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, masih dalam tahap pembahasan dan pematangan perencanaan. Proyek ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kawasan pelabuhan sekaligus membantu mengurangi kemacetan.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Media Syahrianto, mengatakan proses pematangan perencanaan meliputi finalisasi aspek teknis serta pembahasan aspek sosial yang berkaitan dengan masyarakat terdampak.

“Seluruh tahapan tersebut perlu dipersiapkan secara cermat dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku dan koordinasi bersama pihak-pihak terkait,” jelasnya, Sabtu (10/10/2026).

Pekan sebelumnya, manajemen ASDP telah bertemu dengan Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, untuk membahas pengembangan kawasan Pelabuhan Ketapang, termasuk rencana pembangunan infrastruktur pendukung.

Media menegaskan, ASDP berkomitmen mengupayakan penyelesaian tahapan perencanaan sesuai dengan proses yang sedang berjalan. Namun, kepastian mengenai perkembangan proyek masih menunggu hasil pembahasan dan finalisasi.

“Adapun perkembangan lebih lanjut, akan disampaikan setelah terdapat kepastian dari hasil pembahasan dan proses finalisasi yang dilakukan,” tegasnya.

ASDP Ketapang Tingkatkan Kapasitas Dermaga Jadi 50 Ton, Antisipasi Lonjakan Kendaraan

Secara terpisah, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, anggaran pembangunan jembatan penghubung kawasan dermaga Bulusan dengan LCM direncanakan berasal dari pemerintah pusat. Pemkab Banyuwangi berharap usulan anggaran tersebut segera mendapat persetujuan.

“Insya Allah mudah-mudahan ini tahun 2027 ya planningnya, mudah-mudahan didok oleh DPR RI ya anggarannya, mudah-mudahan bisa berjalan,” tegas Ipuk.

Pemprov Jatim Siapkan Optimalisasi Dermaga Ketapang untuk Kurangi Risiko Kemacetan

Menurut Ipuk, di kawasan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan jembatan terdapat aset milik Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Aset tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur pelabuhan.

“Kita punya lahan di situ, mudah-mudahan nanti bisa juga dimanfaatkan,” ujarnya.

Artikel Terkait