KMP Dharma Kencana IX Raih Penghargaan Pelayanan Prima dari Kemenhub
BanyuwangiNet.com – KMP Dharma Kencana IX, salah satu kapal ferry yang melayani rute penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, meraih penghargaan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan dalam kategori Pelayanan Prima Unit Pelayanan Publik 2025, dengan predikat tertinggi, yaitu Prima Utama.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Pusat Pengelola Transportasi Berkelanjutan Kemenhub, Pandu Yunianto, kepada Direktur Utama PT Dharma Lautan Utama (DLU), Erwin H. Poedjono, dalam sebuah seremoni di Jakarta, Rabu (14/5/2025).
Pengolahan Sampah 260 Ton per Hari akan Dibangun di Banyuwangi
KMP Dharma Kencana IX merupakan bagian dari armada milik PT Dharma Lautan Utama yang aktif beroperasi di jalur penyeberangan strategis antara Pulau Jawa dan Bali. Jalur Ketapang-Gilimanuk sendiri saat ini dilayani oleh lebih dari 50 kapal ferry, dengan sekitar 28 hingga 32 kapal beroperasi setiap harinya untuk mengakomodasi mobilitas penumpang dan kendaraan.
Manager Cabang PT DLU Banyuwangi, Mastiga Sofyan, menyampaikan apresiasinya atas penghargaan yang diterima. Ia menyebut penghargaan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan.
Banyuwangi Kirim 513 Atlet ke Porprov Jatim 2025
“Kami bersyukur kapal kami di lintas Ketapang-Gilimanuk menjadi salah satu yang mendapatkan penghargaan ini. Ini sebagaimana komitmen kami untuk meningkatkan pelayanan kepada para penumpang,” ujar Mastiga, Rabu (14/5/2025).
Mastiga menambahkan bahwa penghargaan ini juga mencerminkan upaya konsisten perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Secara keseluruhan, PT Dharma Lautan Utama memborong sepuluh penghargaan dalam ajang dua tahunan ini. Dari jumlah tersebut, empat diberikan kepada kapal angkutan penyeberangan, termasuk KMP Dharma Kencana IX, dan enam lainnya untuk kapal angkutan laut.
“Ini adalah penghargaan keenam yang kami terima secara berturut-turut. Tentu ini menjadi bukti nyata dari upaya berkelanjutan kami dalam menjaga standar pelayanan yang tinggi,” ungkap Mastiga.
Pengakuan dari Kemenhub ini menunjukkan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor transportasi, khususnya angkutan penyeberangan yang menjadi tulang punggung konektivitas antar pulau di Indonesia.