Khofifah Resmikan Fasilitas Baru SMAN 2 Taruna Bhayangkara Banyuwangi, Bagian Revitalisasi 28 Sekolah

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Minggu, 1 Maret 2026, 14:30 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan sarana dan prasarana baru di SMAN 2 Taruna Bhayangkara (Smadatara) Banyuwangi.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan sarana dan prasarana baru di SMAN 2 Taruna Bhayangkara (Smadatara) Banyuwangi.

BanyuwangiNet.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melanjutkan komitmennya dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui program rehabilitasi dan revitalisasi sekolah. Dalam kunjungan kerja ke Banyuwangi, Sabtu (28/2/2026), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan sejumlah fasilitas baru di SMAN 2 Taruna Bhayangkara Banyuwangi atau Smadatara.

Peresmian ini menjadi bagian dari program rehabilitasi dan revitalisasi 28 sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Banyuwangi yang digagas Pemprov Jatim.

Turut hadir dalam acara tersebut Kapolda Jatim Nanang Avianto, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, serta jajaran Forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Banyuwangi.

Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah di Banyuwangi, Beras Premium Rp 70 Ribu

Fasilitas yang diresmikan di Smadatara mencakup tempat ibadah umat Hindu, gereja, griya belajar, area gym, barbershop, serta sarana penunjang lainnya. Penambahan fasilitas ini dirancang untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih komprehensif.

“Fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat proses pembelajaran secara holistik yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik tetapi juga spiritual, fisik dan ketrampilan hidup,” kata Khofifah.

Menurutnya, Smadatara memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter generasi muda.

“Smadatara adalah tempat menyiapkan penerus bangsa, generasi emas yang akan menjadi corong bangsa di masa depan,” ujarnya.

Khofifah Salurkan Rp 5,26 Miliar Bansos dan Tali Asih untuk Warga Banyuwangi

Bupati Ipuk Fiestiandani mengapresiasi dukungan Pemprov Jawa Timur terhadap penguatan sektor pendidikan di daerahnya. Ia menilai tambahan sarana dan prasarana tersebut akan semakin memperkuat komitmen sekolah dalam mencetak lulusan unggul dan berkarakter.

“Fasilitas baru ini menjadi bagian dari upaya untuk memberikan lingkungan belajar yang lebih baik, sehingga para taruna pelajar dapat berkembang secara optimal,” ungkap Ipuk.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan bahwa peresmian fasilitas di Smadatara merupakan bagian dari program rehabilitasi dan revitalisasi sekolah di Banyuwangi dan Situbondo.

Di Banyuwangi sendiri, terdapat 11 SMA, 9 SMK, dan 8 SLB yang masuk dalam program tersebut.

“Totalnya ada 28 lembaga sekolah di Banyuwangi yang direhabilitasi dan direvitalisasi senilai Rp30 miliar,” terangnya.

Artikel Terkait