Kembali Dibuka, Ratusan Pelaku Usaha Kecil Banyuwangi Nikmati Ongkos Kirim Gratis

BanyuwangiNet–Program ongkos kirim (ongkir) gratis ke seluruh wilayah Indonesia untuk UMKM di Banyuwangi kembali dibuka. Terdapat ratusan UMKM telah menikmati program yang diinisiasi Pemkab Banyuwangi dan PT Pos Indonesia tersebut. Ratusan Pelaku Usaha Kecil Banyuwangi Nikmati Ongkos Kirim Gratis.
“Kami menerima banyak masukan dari pelaku UMKM agar program ini kembali dibuka, karena bisa mengurangi harga ongkos kirim yang dibebankan pada konsumen,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, saat meninjau program ongkir gratis di PT Pos Banyuwangi, Jumat (26/8/2022).
“Kami mengajak para pelaku UMKM untuk memanfaatkan program ini. Silahkan datang langsung ke PT Pos Indonesia. Prosesnya juga sangat mudah,” tambah Ipuk.
Keren! Dibawakan Bule, Tari Gandrung Banyuwangi Tampil di Rusia
Ipuk mengatakan program ini merupakan salah satu upaya menguatkan ekonomi arus bawah yakni UMKM. Selain ongkir gratis berbagai program digeber mulai UMKM Naik Kelas, Warung Naik Kelas, pemberian bantuan alat usaha, teman usaha rakyat, dan lainnya.
“Kami berikan perhatian khusus pada UMKM dengan berbagai program. Terbukti hasilnya peningkatan angka kemiskinan Banyuwangi paling rendah se-Jawa Timur selama pandemi,” jelas Ipuk.
Pada program ongkir gratis tahap pertama tahun lalu, terdapat 192 pelaku usaha yang memanfaatkan program ini. Mereka terdiri dari berbagai UKM, ada yang bergerak di bidang makanan, kerajinan maupun fashion.
Ditambahkan Kepala PT Pos Indonesia Cabang Banyuwangi, Trian Nugroho, saat ini telah banyak pelaku usaha kecil yang memanfaatkan program ongkir gratis yang dibiayai Pemkab Banyuwangi tersebut.
“Pelaku usaha mikro silakan datang langsung ke kantor pos saat akan mengirim paketnya. Bisa ke kantor pos yang ada di mana saja di Banyuwangi, nanti tinggal tunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Nomor Induk Berusaha (NIB),” kata Trian.
Hadiri Pagelaran Wayang, Bupati Ipuk Titip Pesan Persaudaraan
Bagi pelaku usaha yang belum memiliki NIB, Pemkab Banyuwangi juga memfasilitasi pembuatan NIB, di kantor desa, kecamatan, Mall Pelayanan Publik, dan lainnya. Pembuatan NIB juga cukup mudah, karena saat ini melalui Online Single Submission (OSS).
Para pelaku usaha menyambut baik dibukanya kembai program ini. Seperti Uci Hariani dari UMKM pembuatan kaus, Republik Osing. Menurutnya dengan program ini mengurangi beban yang harus dikeluarkan pembeli.
“Dengan program ini, pembeli bisa membeli produk kami tanpa ada ongkis kirim, sehingga pengeluaran otomatis berkurang,” kata Uci yang baru saja mengirim tiga kaus ke Lumajang.
Hal yang sama diungkapkan oleh Bayu Satria, dari Coffee Wangi. Setiap bulan dia bisa mengirim kopi dua atau tiga kali ke berbagai daerah di Indonesia.
“Paling jauh saya mengirim ke Papua, yang ongkos kirimnya lumayan besar. Dengan program ini sangat membantu mengurangi pengeluaran,” kata Bayu ditemui di kantor POS Indonesia usai mengirim 2 kilogram kopi ke Bangkalan, Madura.