Kemarau Panjang, Ratusan Siswa dan Guru Al Uswah Banyuwangi Gelar Salat Istisqa

BanyuwangiNet - BanyuwangiNet
Selasa, 22 September 2026, 22:21 WIB
IMG_20260922_221503

BanyuwangiNet.com – Seratusan siswa dan guru Lembaga Pendidikan Yayasan Al Uswah Banyuwangi menggelar salat istisqa untuk memohon turunnya hujan di tengah kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah.

Salat sunnah yang secara khusus dilaksanakan untuk memohon hujan tersebut digelar di halaman sekolah di Jalan Cemara, Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, Selasa (22/9/2026). Jamaah berasal dari Madrasah Aliyah Tahfidzul Qur’an (MATIQ), SMP IT, dan Ma’had Al Uswah. Salat dilaksanakan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Kemarau panjang yang terjadi di Banyuwangi telah berdampak pada kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih di sejumlah wilayah. Dalam rangkaian doa, para jamaah juga memohon agar kebakaran hutan di Pegunungan Ijen dan sejumlah wilayah lainnya segera padam sepenuhnya.

Kepala MATIQ Al Uswah Banyuwangi, Warang Agung, mengatakan, salat istisqa menjadi salah satu ikhtiar untuk memohon rahmat Allah SWT agar hujan segera turun.

“Harapan kita melalui ikhtiar ini, hujan bisa diturunkan oleh Allah sehingga rumput-rumput bisa kembali bersemi, pohon-pohon bisa kembali tumbuh lagi, dan tidak ada lagi kebakaran yang terjadi,” kata Warang Agung.

Menurut Warang, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan sebagai doa bersama untuk meminta hujan. Salat istisqa juga menjadi bagian dari pembelajaran keagamaan dan pembinaan karakter siswa.

“Kegiatan ini untuk pembelajaran anak-anak tentang pelaksanaan salat istisqa, sekaligus memurnikan akidah sesuai ajaran Rasulullah SAW,” ujarnya.

Sebelum melaksanakan salat, para siswa dan guru juga diajak beristigfar sebanyak 1.000 kali. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian doa untuk memohon ampunan atas berbagai kekhilafan.

“Harapan kita berbagai kekhilafan dimaafkan Allah, sehingga rahmat dan karunia-Nya turun melalui hujan yang akan diberikan,” ungkapnya.

Bagi para siswa, salat istisqa juga menjadi pembelajaran mengenai respons keagamaan terhadap kondisi lingkungan yang sedang dihadapi masyarakat.

Siswa kelas XI, Nizam Arrayan Muttaqin, mengatakan kekeringan yang terjadi telah berdampak terhadap masyarakat, termasuk para petani yang mengalami kesulitan mendapatkan air.

“Satu-satunya jalan bukan memanggil pawang hujan. Dalam Islam, sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW dianjurkan salat istisqa untuk meminta hujan,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak memahami bahwa salat istisqa merupakan salah satu tuntunan dalam Islam ketika terjadi kekeringan dan membutuhkan turunnya hujan.

Artikel Terkait